Ingatkan Pemudik, Dirgakkum Korlantas Polri : “Jaga Emosi dan Manfaatkan Layanan Bantuan Polisi “

86NEWS.ID – CIKAMPEK – Di tengah kepadatan arus mudik yang mulai mencapai puncaknya menuju arah timur, Polri memastikan bahwa masyarakat tidak berjuang sendirian di jalan raya.

Selain fokus pada pengaturan lalu lintas, Korlantas Polri menyiagakan Tim Urai gabungan yang khusus bertugas memberikan bantuan darurat bagi pemudik yang mengalami kendala teknis di tengah perjalanan.

Bacaan Lainnya

Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Pol Faizal, mengungkapkan bahwa dinamika di lapangan selama arus mudik sangat beragam.

Petugas tidak hanya mengatur ritme kendaraan, tetapi juga turun tangan langsung melakukan aksi penyelamatan teknis bagi kendaraan yang mogok atau mengalami masalah di titik-titik krusial.

Brigjen Pol Faizal menceritakan beberapa momen evakuasi yang dilakukan petugas sepanjang Selasa malam.

Menurutnya, kolaborasi antara Korlantas, Polda Jawa Barat, dan Polda Metro Jaya telah membuahkan hasil nyata dalam membantu pemudik yang kesulitan.

“Tadi kami menemukan pemudik yang harus ganti ban di tengah jalur contraflow. Ini sangat berisiko, maka petugas langsung perintahkan untuk pengamanan dan membantu prosesnya. Ada juga yang mengalami radiator panas hingga masalah rem di tengah kepadatan. Semua kita berikan bantuan agar tidak terjadi hambatan yang lebih panjang,” ungkap Brigjen Pol Faizal saat memantau arus.

Ia menegaskan bahwa keberadaan Tim Urai ini bertujuan untuk memberikan rasa tenang bagi masyarakat.

Polisi memastikan bahwa setiap kendala teknis akan direspon cepat agar roda tetap berputar dan kemacetan akibat kendaraan mogok bisa diminimalisir.

Selain kesiapan teknis, Brigjen Pol Faizal menaruh perhatian besar pada kondisi psikologis para pengemudi. Menurutnya, perjalanan jauh dengan durasi tempuh yang lebih lama dari biasanya sangat menguras stabilitas emosi.

“Paling penting adalah jaga emosi. Kami mengimbau para pemudik untuk tidak hanya menyiapkan fisik yang sehat dan kendaraan yang prima, tetapi juga mental yang sabar. Di jalan pasti akan ada penumpukan, pasti ada perlambatan. Itu adalah konsekuensi dari volume kendaraan yang luar biasa,” jelasnya.

Beliau menekankan bahwa menjaga ketenangan di balik kemudi adalah kunci keselamatan utama. Gesekan antarpengendara atau pengambilan keputusan yang terburu-buru akibat emosi sering kali menjadi pemicu kecelakaan di jalur mudik.

Brigjen Pol Faizal memberikan jaminan bahwa seluruh jajaran kepolisian akan bekerja ekstra keras selama 24 jam penuh untuk melayani masyarakat.

“Kami jamin petugas 100 persen akan membantu masyarakat. Jika merasa lelah atau ada kendala, jangan ragu untuk melapor ke pos pengamanan terdekat atau menghubungi hotline yang tersedia. Kami ingin memastikan semua sampai di kampung halaman dengan selamat dan bahagia,” pungkasnya. (Djn).

Pos terkait