86NEWS.ID – JAKARTA – Polri menyalurkan bantuan sosial kepada warga yang terdampak kebakaran di kawasan RW 04, Kemayoran Gempol, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (8/6/2026).
Polri juga mengadakan bakti kesehatan kepada warga terdampak bencana.
Bantuan sosial tersebut diberikan langsung oleh Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. mewakili Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat yang tengah menghadapi masa pemulihan pascabencana.
Kakorlantas Polri dalam kegiatan ini didampingi Sespusdokkes Polri Brigjen Pol. dr. Nariyana, M.Kes., QHIA. dan jajaran Pejabat Utama Korlantas Polri.
Kegiatan penyerahan bantuan itu disambut antusias warga. Sejumlah perwakilan masyarakat menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Polri kepada para korban kebakaran yang kehilangan tempat tinggal maupun harta benda akibat musibah tersebut.
Pengurus RW 04 Kelurahan Kebon Kosong, Darni (57), mengatakan bantuan yang diberikan sangat membantu warga terdampak. Ia berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilakukan untuk membantu masyarakat yang mengalami musibah.
“Harapan saya semoga bakti sosial ini terus dilaksanakan. Karena musibah itu datang tanpa diduga. Semoga hal baik seperti ini tidak hanya untuk kami, tetapi juga untuk semua korban bencana dan musibah di mana pun,” ungkapnya.
Darni menjelaskan, wilayah terdampak kebakaran meliputi RT 12 hingga RT 16 dengan sekitar 250 bangunan yang terbakar. Musibah tersebut berdampak kepada sekitar 300 kepala keluarga atau 527 jiwa
Selain bantuan kebutuhan pokok, Darni juga berharap proses pengurusan dokumen penting yang hilang akibat kebakaran dapat semakin dipermudah. Menurutnya, warga membutuhkan kejelasan informasi dan kemudahan prosedur agar tidak harus bolak-balik dalam mengurus dokumen yang terbakar.
Senada dengan itu, Sartini (45), warga yang juga menjabat sebagai wakil RT dan koordinator tenda pengungsian, mengaku bersyukur atas bantuan yang terus mengalir dari berbagai pihak, termasuk Polri.
“Alhamdulillah untuk bantuan pangan dan bantuan lainnya berlimpah. Kami tidak kekurangan untuk kebutuhan sehari-hari. Harapan saya, Polri semakin jaya dan semakin peduli kepada warga,” ujar dia.
Sartini merupakan salah satu warga yang rumahnya berada dekat dengan titik awal kebakaran. Ia mengaku kehilangan banyak barang berharga, mulai dari peralatan elektronik, dokumen, hingga tabungan keluarga yang tidak sempat diselamatkan saat api membesar.
Sementara itu, warga lainnya, Ibnu Yudi Prastio (45), menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan Polri kepada masyarakat terdampak.
“Saya mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari Polri. Semoga apa yang diberikan bisa bermanfaat bagi saya dan warga RW 04 yang terdampak kebakaran,” pungkasnya.
Menurut Ibnu, bantuan kebutuhan pokok yang diberikan pemerintah, masyarakat, dan berbagai organisasi sejauh ini telah mencukupi kebutuhan warga selama masa tanggap darurat. Ia juga mengapresiasi keberadaan posko pelayanan yang membantu warga mengurus dokumen penting yang hilang akibat kebakaran.
Melalui kegiatan bakti sosial tersebut, Polri berharap dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat proses pemulihan warga terdampak kebakaran. Kehadiran Polri di tengah masyarakat juga menjadi wujud nyata komitmen untuk terus memberikan pelayanan dan kepedulian kepada warga yang membutuhkan. (Djn).






