Satlantas Polres Sukabumi Kota Bagikan Brosur Imbauan Keselamatan Berlalu Lintas di Operasi Zebra Lodaya 2025

86NEWS.ID – SUKABUMI KOTA – Memasuki hari ketiga Operasi Zebra Lodaya 2025, jajaran Satlantas Polres Sukabumi Kota membagikan ratusan brosur imbauan keselamatan lalu lintas dibagikan kepada para pengendara sepeda motor yang melintas di Bundaran Tugu Adipura, Kecamatan Cikole. Langkah ini, dilakukan untuk memastikan pesan keselamatan menyentuh langsung para pengguna jalan.

Tidak hanya membagikan brosur, petugas juga memasang spanduk imbauan di sejumlah titik strategis yang kerap dilalui masyarakat. Kegiatan Polantas Menyapa juga digelar sebagai cara pendekatan humanis kepada warga, sementara edukasi serupa diperluas melalui media sosial resmi kepolisian. 

Bacaan Lainnya

Semua aktivitas ini menjadi bagian dari rangkaian sosialisasi Operasi Zebra Lodaya 2025 yang berlangsung dua pekan, mulai 17 hingga 30 November.

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Rita Suwadi, melalui Kasat Lantas AKP Haga Deo Harefa menjelaskan, selain melakukan kegiatan preventif tersebut, Satlantas juga tetap menjalankan penegakan hukum terhadap para pelanggar. Dalam dua hari pertama operasi, tercatat 33 pelanggaran berhasil ditindak melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). 

“Selain itu, 450 teguran diberikan kepada pengendara yang melakukan pelanggaran kasat mata. Angka ini menunjukkan masih tingginya ketidakpatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas,” jelas Haga kepada wartawan, Rabu (19/11).

Lanjut Haga, edukasi menjadi pendekatan utama pada hari ketiga pelaksanaan operasi. “Kami memperkuat langkah preventif melalui pembagian brosur, pemasangan spanduk hingga publikasi di media sosial. Edukasi ini penting agar masyarakat sadar bahwa keselamatan adalah yang utama, bukan sekadar untuk menghindari penindakan,” ujarnya.

Haga mengingatkan, kelengkapan berkendara wajib diperhatikan para pengendara. Helm SNI, surat-surat kendaraan, dan sikap berkendara yang santun adalah bentuk komitmen menjaga nyawa di jalan raya. “Keselamatan bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk semua pengguna jalan,” tegasnya.

Langkah preventif yang dibarengi penegakan hukum ini, diharapkan mampu menekan angka pelanggaran lalu lintas serta mengurangi potensi kecelakaan di wilayah Kota Sukabumi. “Edukasi yang menyentuh langsung ke masyarakat menjadi kunci terciptanya budaya tertib lalu lintas yang berkelanjutan,” ucapnya.

Dengan kombinasi sosialisasi intensif, teguran, dan penindakan berbasis teknologi, Operasi Zebra Lodaya 2025 menjadi momentum memperkuat kembali disiplin berlalgu lintas di Sukabumi. 

“Kami berharap masyarakat tidak hanya patuh selama operasi berlangsung, tetapi juga menjadikan keselamatan sebagai kebiasaan setiap kali berada di jalan,” pungkasnya. (Mel)

Pos terkait