Insiden Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL Commuter Line, Fraksi Partai Golkar Minta Kasus Diusut Tuntas

86NEWS.ID – JAKARTA – Fraksi Partai Golkar DPR RI menyampaikan rasa duka yang dalam atas insiden kereta api jauh KA Argo Bromo Anggrek yang menabrak brutal gerbong belakang KRL Commuter Line dan menewaskan 15 penumpang di Stasiun Bekasi Timur.  Untuk itu, Fraksi Partai Golkar pun mendesak pengusutan tuntas terhadap peristiwa tersebut.

Pernyataan ini disampaikan secara terbuka oleh Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI yang juga anggota Komisi VI DPR RI, Sarmuji, Selasa, 28 April 2026. Fraksi Partai Golkar, sambungnya, mendorong seluruh pihak yang terkait agar bisa bertindak cepat, transparan, dan akuntabel dalam menangani dampak insiden ini. Sekaligus juga mengusut hingga tuntas penyebabnya.

Ditekankan juga oleh Sarmuji perihal evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan transportasi perkeretaapian nasional. Hal ini dimaksudkan agar kejadian serupa tak kan pernah terulang kembali.

Bacaan Lainnya

“Peristiwa ini harus menjadi pelajaran penting. Evaluasi total terhadap sistem operasional, manajemen keselamatan, serta pengawasannya supaya kejadian serupa tidak terulang,” kata Sarmuji.

Selanjutnya, Sekjen Golkar ini juga menyampaikan dukungan penuh kepada seluruh korban. Dia berharap para korban bisa segera mendapatkan penanganan terbaik.

“Kami sampaikan simpati dan dukungan tulus kami kepada para korban. Keselamatan dan pemulihan mereka harus jadi perhatian utama semua pihak,” dia berujar.

Sarmuji juga mengatakan, pemerintah harus hadir secara maksimal untuk memberikan bantuan kepada para korban dan keluarga yang terdampak. Baik itu berupa perawatan medis maupun santunan.

“Pemerintah harus memastikan seluruh korban dan keluarganya mendapatkan bantuan yang maksimal dan menyeluruh,” tegasnya.

Insiden KA Argo Bromo Anggrek yang menabrak brutal gerbong belakang KRL Commuter Line terjadi pada Senin malam, 27 April 2026. Korban meninggal dunia akibat kecelakaan ini berjumlah 15 orang dan semuanya perempuan. Sementara untuk korban luka-luka sebanyak puluhan orang.

Proses evakuasi korban kecelakaan kereta sudah selesai dilakukan.
Proses identifikasi jenazah juga sudah rampung dilakukan RS Polri dan sudah diserahkan kepada  masing-masing keluarga korban. (Djn).

Pos terkait