Era Teknologi dan Bonus Demografi, Kakorlantas Polri : Tantangan Baru Lalu Lintas

86NEWS.ID – JAKARTA – Kakorlantas Polri Irjen Pol. Wibowo menegaskan persoalan lalu lintas bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, melainkan tanggung jawab seluruh elemen bangsa. Menurutnya, lalu lintas adalah urat nadi kehidupan sekaligus mencerminkan budaya masyarakat dan tingkat modernisasi suatu negara.

“Berbicara lalu lintas berarti berbicara tanggung jawab bersama. Karena lalu lintas itu adalah urat nadi kehidupan, lalu lintas itu adalah cerminan budaya sebuah bangsa, lalu lintas itu adalah cerminan modernisasi,” ujar Irjen Pol. Wibowo di acara Silaturahmi Kakorlantas Polri, di Gedung NTMC Korlantas Polri, Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, terdapat dua tantangan utama yang akan memengaruhi keamanan dan keselamatan lalu lintas, yakni bonus demografi dan kemajuan teknologi.

“Sebuah tantangan besar yang harus kita hadapi. Dua tantangan yang memang akan berpengaruh terhadap keamanan dan keselamatan lalu lintas. Yang terkait dengan bonus demografi, yang kedua adalah terkait dengan kemajuan teknologi,” kata Irjen Pol. Wibowo.

Ia menilai, tantangan tersebut diperberat oleh masih rendahnya budaya tertib berlalu lintas di masyarakat. Salah satu pelanggaran yang paling banyak dikeluhkan adalah perilaku melawan arus, yang berpotensi memicu gangguan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas).

Selain itu, Irjen Pol. Wibowo mengatakan perkembangan teknologi dan tingginya mobilitas masyarakat menuntut pelayanan lalu lintas yang semakin modern. Menurutnya, pelayanan harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat dengan tetap mengedepankan aspek keamanan.

“Aktivitas masyarakat saat ini juga cukup tinggi, yang membutuhkan sebuah pelayanan yang efektif, efisien, mudah dijangkau, mudah diakses, tapi juga harus aman,” ungkap Irjen Pol. Wibowo.

Meski demikian, Irjen Pol. Wibowo mengapresiasi berbagai program dan capaian yang telah dibangun oleh Kakorlantas Polri sebelumnya, Irjen Pol. Agus Suryonugroho. Ia menyebut berbagai inovasi tersebut telah menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kinerja fungsi lalu lintas, termasuk menurunkan angka kecelakaan dan fatalitas korban.

“Sudah disampaikan oleh Pak Agus Suryo bahwa sudah banyak sekali hal-hal yang dilakukan oleh beliau. Bagaimana kita mengemas operasional lalu lintas baik secara rutin maupun khusus. Kita bisa menurunkan angka kecelakaan lalu lintas. Kita bisa menurunkan fatalitas korban kecelakaan lalu lintas. Yang semuanya adalah indikator daripada keberhasilan fungsi lalu lintas,” tutur Irjen Pol. Wibowo.

Ia menegaskan, berbagai capaian tersebut akan menjadi penyemangat bagi dirinya untuk melanjutkan dan menyempurnakan program-program yang telah berjalan.

“Tentunya hal-hal yang sudah Irjen Pol. Agus Suryonugroho torehkan, ini menjadi sebuah pondasi, juga menjadi penyemangat bagi kami. Sehingga tugas-tugas kami tentunya akan semakin lebih baik ke depannya,” papar dia.

Irjen Pol. Wibowo menegaskan pihaknya siap berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menghadapi berbagai tantangan di bidang lalu lintas. Menurutnya, setiap keberhasilan yang dicapai nantinya merupakan keberhasilan bersama.

“Kami (Korlantas Polri) siap berkolaborasi untuk mengemas tantangan-tantangan yang ada di fungsi lalu lintas ini, dan tentunya keberhasilan yang akan tercapai adalah keberhasilan kita semuanya,” tandasnya. (DjN).

Pos terkait