86NEWS.ID – TASIKMALAYA – Suasana haru menyelimuti Kantor Satreskrim Polres Tasikmalaya, Kamis (15/10/2026). Setelah berhari-hari diliputi kecemasan, Supriyadi dan Ade Rini Mulyasari akhirnya kembali memeluk anak mereka, DL, yang sempat dilaporkan hilang sejak awal Oktober lalu.
Momen pertemuan itu berlangsung di hadapan Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade Papa Rihi bersama jajaran Satreskrim. Raut lega dan bahagia terpancar dari wajah kedua orang tua saat anak mereka kembali berada di tengah keluarga setelah ditemukan polisi dan menjalani pemulihan di rumah aman.
Bagi keluarga, kepulangan DL menjadi momen yang sangat berarti setelah melewati hari-hari penuh kekhawatiran. Rasa syukur pun disampaikan Supriyadi kepada jajaran Polres Tasikmalaya yang telah berupaya menemukan anaknya.
“Alhamdulillah saya bersyukur anak saya selamat ditemukan. Terima kasih Pak Kapolres, Pak Kasat Reskrim dan Pak Kanit PPA. Kerja keras dan profesionalnya polisi membuat anak saya ditemukan lagi. Polisi ini benar-benar tanpa pamrih,” kata Supriyadi dengan penuh rasa syukur.
Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade Papa Rihi menjelaskan, setelah ditemukan, DL tidak langsung diserahkan kepada keluarga. Kepolisian terlebih dahulu memberikan waktu untuk pemulihan kondisi fisik dan psikologis anak agar proses kepulangannya dapat berlangsung dengan mempertimbangkan kebutuhan korban.
“Korban begitu anggota kami temukan sengaja dipulihkan di rumah aman. Pemulihan kesehatan psikologis dan kesehatan badannya. Hari ini kami serahkan pada orang tua,” kata Ade Papa Rihi, didampingi Kasat Reskrim AKP Heru Samsul Bahri.
Kebahagiaan keluarga juga diiringi perhatian terhadap kondisi DL setelah melalui pengalaman yang tidak mudah. Ketua KPAI Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto, menyebut kondisi psikologis korban mulai membaik. Meski demikian, pendampingan tetap akan diberikan untuk mendukung pemulihan dan perlindungan hukum.
“Ya sudah lumayan korban mulai membaik tapi kami tetap upayakan pendampingan psikologis dan pendampingan hukum,” kata Ato.
Sebelumnya, DL dilaporkan hilang pada Jumat (2/10/2026) sekitar pukul 20.00 WIB di Kampung Simpang, Desa Simpang, Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya. Saat itu, korban yang tinggal di sebuah kontrakan sempat berpamitan untuk membeli makanan, tetapi kemudian tidak diketahui keberadaannya.
Polres Tasikmalaya bersama Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) melakukan penyelidikan untuk mencari keberadaan korban. Petugas mendalami sejumlah informasi, termasuk temuan kotak ponsel yang tertinggal di tempat tinggal korban, meskipun korban diketahui baru membeli perangkat tersebut.
Penyelidikan kemudian dikembangkan melalui koordinasi dengan Polda Metro Jaya dan dukungan tim teknologi informasi. Tim bergerak ke kawasan permukiman padat di seberang Apartemen Tokyo PIK 2 pada Minggu (12/10) sekitar pukul 00.30 WIB hingga akhirnya DL berhasil ditemukan.
Pertemuan kembali DL dengan kedua orang tuanya menjadi momen penuh kelegaan setelah penantian yang mencemaskan. Polres Tasikmalaya bersama KPAI Kabupaten Tasikmalaya memastikan pendampingan tetap dilakukan agar pemulihan korban berlanjut, dengan tetap menjaga privasi dan hak-haknya sebagai anak. (DjN).






