86NEWS.ID – SURABAYA – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Timur Irjen. Pol. Drs. Imam Sugianto, M.Si merupakan salah satu perwira tinggi lulusan Akpol 1990. Imam Sugianto ditunjuk sebagai Kapolda Jatim menggantikan Irjen. Pol. (Purn.) Toni Harmanto yang memasuki usia pensiun. Jabatan tersebut mulai diembannya sejak 14 Oktober 2023 tahn lalu. Dia juga pernah menjadi Ajudan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono.
Perwira Tinggi yang mahir dibidang Intel ini ditunjuk Kapolri untuk memimpin Polda Jawa Timur, Imam Sugianto tergolong sebagai perwira yang berpengalaman. Untuk mengenal lebih jauh sosok Kapolda Jatim yang baru, simak profilnya berikut ini.
Profil Irjen Imam Sugianto
Irjen Imam Sugianto adalah seorang perwira tinggi Polri yang lahir di Malang, Jawa Timur, pada 11 Maret 1967. Dia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1990 dan berpengalam sebagai Intel.
Sebelum menjadi Kapolda Jatim, Irjen Imam Sugianto menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Timur sejak 17 Desember 2021. Dia menggantikan jabatan Irjen Herry Rudolf Nahak yang dimutasi menjadi Analis Kebijakan Utama Baharkam Polri.
Irjen Imam Sugianto memiliki karier yang moncer di kepolisian. Dia pernah mengisi sejumlah posisi strategis, seperti Wakapolda Kalimantan Barat, Sespri Kapolri, dan Ajudan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada tahun 2012.
Setelah mengemban amanat sebagai Ajudan Presiden, Imam pun ditunjuk sebagai Wakapolda Daerah Istimewa Yogyakarta selama dua tahun. Selepas itu, dia pun ditunjuk sebagai Karobinops hingga akhir tahun 2015.
Imam juga pernah menjabat sebagai Kapolres Metro Bekasi Kota (2009) dan Kapolres Metro Jakarta Selatan (2011). Selain itu, Irjen Imam Sugianto juga memiliki pengalaman di wilayah Jawa Timur.
Imam pernah bertugas sebagai Kasat Intelkam Polwiltabes Surabaya, Kapolresta Surabaya Timur, dan Kapolres Gresik. Dengan latar belakang tersebut, dia diharapkan dapat memimpin Polda Jatim dengan baik dan profesional.
Selama meniti karier di kepolisian, Imam Sugianto pun menerima beberapa penghargaan dan tanda kehormatan. Beberapa di antaranya seperti Satyalancana Kebaktian Sosial, Satyalancana Wira Karya dan Satyalancana Dharma Nusa.






