Tak Sekadar Melayani, Satlantas Polres Garut Edukasi Warga agar Tak Terjebak Praktik Percaloan

86NEWS.ID – GARUT – Satlantas Polres Garut terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui program Polantas Menyapa di Kantor Samsat dan Satpas Kabupaten Garut, Program ini menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam menghadirkan layanan yang cepat, transparan, humanis, dan bebas pungutan liar (pungli).

Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas turun langsung menyapa masyarakat yang mengurus administrasi kendaraan bermotor, mulai dari pengesahan STNK, penerbitan STNK dan BPKB, hingga pelayanan bagi wajib pajak kendaraan bermotor Selain memberikan pelayanan, petugas juga menyampaikan edukasi mengenai prosedur, persyaratan, serta biaya resmi registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor (Regident Ranmor).

Bacaan Lainnya

Dan tidak hanya dikantor Samsat saja, personel satlantas Polres Garut pun hadir di Satpas SIM memberikan edukasi kepada masyarakat yang akan membuat SIM.

Kasatlantas Polres Garut, AKP Luky Martono, S.H., M.M., C.H.R.A. mengatakan program Polantas Menyapa merupakan wujud nyata reformasi pelayanan publik yang terus dilakukan Polri untuk memberikan pelayanan yang profesional dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

“Program ini adalah manifestasi komitmen kami untuk menghadirkan pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” ujar AKP Luky kepada 86news.id. Kamis (9/72026).

Menurutnya, seluruh personel yang bertugas di Samsat maupun Satpas diarahkan untuk mengedepankan pelayanan prima dengan pendekatan yang humanis. Masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai biaya resmi, standar operasional prosedur (SOP), hingga solusi terhadap berbagai kendala administrasi agar terhindar dari praktik percaloan.

AKP Luky menegaskan seluruh layanan Satlantas Polres Garut harus berjalan dengan prinsip zero pungli. Setiap petugas dituntut responsif dalam memberikan informasi dan membantu masyarakat menyelesaikan persoalan administrasi secara cepat dan tepat.

“Kami ingin memastikan masyarakat mendapat informasi yang benar, mudah diakses, dan bebas dari pungutan liar,” tegas.AKP Luky.

Selain meningkatkan kualitas pelayanan, program Polantas Menyapa juga menjadi sarana mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Melalui komunikasi yang terbuka dan pendekatan yang persuasif, diharapkan kepercayaan publik terhadap Polri semakin meningkat.

“Kami ingin masyarakat melihat bahwa Polri bukan hanya aparat penegak hukum, tetapi juga mitra pelayanan yang hadir dengan hati,” pungkasnya.

Satlantas Polres Garut berharap program Polantas Menyapa dapat terus mendorong terwujudnya pelayanan lalu lintas yang modern, berintegritas, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, sejalan dengan semangat Transformasi Polri Presisi. (DjN).

Pos terkait