86NEWS.ID – JAKARTA – Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Sultan Baktiar Najamudin menyampaikan belasungkawa atas hilangnya lima jurnalis media nasional dan internasional yang sedang menjalankan tugas peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Banten.
Sultan mengatakan, DPD RI menyampaikan keprihatinan dan duka cita mendalam kepada keluarga para jurnalis yang hingga kini belum ditemukan. Ia berharap proses pencarian oleh tim SAR terus dimaksimalkan.
“Atas nama lembaga DPD RI kami menyampaikan keprihatinan dan duka cita mendalam kepada keluarga besar lima wartawan yang sampai saat ini belum ditemukan,” ujar Sultan dalam keterangan resminya, Jakarta, Kamis (10/9/2026).
Menurut Sultan, hilangnya lima jurnalis tersebut menjadi peristiwa memilukan bagi dunia pers Indonesia. Karena itu, ia meminta Tim SAR terus melakukan pencarian dan mengerahkan seluruh kemampuan untuk menemukan para jurnalis beserta kru speedboat yang turut hilang kontak.
“Profesi jurnalis memiliki peran yang sangat krusial bagi kebutuhan informasi yang aktual dan akurat bagi masyarakat. Meski demikian, upaya rekan-rekan wartawan dalam meliput dan menyebarluaskan setiap peristiwa harus memperhatikan aspek keamanan,” katanya.
Sultan menegaskan, keselamatan jurnalis harus menjadi prioritas utama ketika menjalankan tugas, terlebih saat berada di wilayah yang memiliki tingkat risiko tinggi seperti kawasan bencana alam.
Ia meminta perusahaan pers tidak hanya menuntut jurnalis menghasilkan informasi dari lokasi kejadian, tetapi juga memastikan seluruh kebutuhan keselamatan dan perlindungan mereka terpenuhi.
“Setiap perusahaan pers dan jurnalis harus memahami bahwa keselamatan jiwa wartawan adalah hukum tertinggi yang harus diprioritaskan melebihi ambisi mendapatkan berita,” tegasnya.
Sultan juga mengingatkan bahwa aktivitas di sekitar kawasan erupsi Gunung Anak Krakatau memiliki risiko besar sehingga tidak boleh dianggap sebagai situasi yang dapat ditantang. (DjN).






