86NEWS.ID – JAKARTA – Satlantas Polres Metro Jakarta Barat bersama Sudin Perhubungan Jakarta Barat menggelar razia penindakan pelanggar lalu lintas di kawasan flyover Pesing, Jakarta Barat, pada Selasa (26/5/2026) pagi. Sejumlah petugas kepolisian dan Sudinhub berjaga di area off ramp flyover Pesing sisi Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, dekat Rumah Pompa Green Garden.
Target penindakan yang diincar oleh para petugas ialah kendaraan roda dua yang nekat melanggar lalu lintas dengan menaiki flyover.
Padahal, sudah terpasang rambu lalu lintas yang mengisyaratkan bahwa pemotor dilarang menaiki flyover di area masuk kedua sisi flyover.
Dari kejauhan, sejumlah pengendara pun tampak panik saat melihat kehadiran petugas kepolisian di area turunan flyover. Beberapa dari mereka pasrah hingga berujung ditilang menggunakan tilang elektronik alias Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).
Sementara, beberapa pemotor lainnya nekat memutar balik dan melawan arah kemudian berpindah jalur melalui celah di antara separator beton di atas flyover
Kasie Dalops Sudinhub Jakarta Barat, Agus Prasetyo menyebut penertiban di area flyover Pesing bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan pengendara agar tidak melanggar lalu lintas dan menimbulkan bahaya.
Pasalnya, kata Agus, banyak terjadi kecelakaan kendaraan roda dua yang tak jarang membuat korban meregang nyawa di atas flyover Pesing. “Pagi hari ini kita menertibkan kendaraan bermotor yang melanggar melalui flyover Pesing. Karena seringnya terjadi kecelakaan dan banyak di media massa masyarakat itu menanyakan, maka hari ini kita menilang dengan tilang elektronik ETLE ya,” kata Agus saat ditemui di lokasi, Selasa. Agus menyebut, kendaraan roda dua memang sejatinya dilarang melintasi flyover Pesing karena memiliki ancaman dan risiko kecelakaan yang tinggi.
Pasalnya, jalur di atas flyover Pesing cukup sempit untuk dilintasi mobil dan motor secara bersamaan, ditambah adanya angin kencang yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan. “Jadi ya memang padahal berbahaya begitu kalau motor melalui flyover di sini, sering terjadi kecelakaan,” ucap Agus. Agus pun menegaskan bahwa pihaknya sebenarnya telah memasang berbagai rambu-rambu larangan melintas bagi kendaraan roda dua di sekitar lokasi flyover. “Tapi karena pengendara pengennya cepat, dia enggak mau lewat bawah, rambu ini dia langgar,” ujarnya. (Ang).






