Kapolda Metro Jaya Dampingi Kapolri Kunjungi Kantor Pusat MUI

86NEWS.ID – JAKARTA – Kapolda Metro Jaya Komisaris Jenderal Dadang Hartanto membuka saluran komunikasi langsung melalui WhatsApp untuk menerima pengaduan masyarakat. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kedekatan polisi dengan warga sekaligus mempercepat penanganan kasus yang membutuhkan respons segera.

Dadang menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan tukar pikiran dan silaturahmi antara Kepolisian RI dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Kantor Pusat MUI, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 13 Oktober 2026.

Bacaan Lainnya

“Kami sendiri membuka WA yang bisa langsung kami terima supaya saya bisa langsung bersentuhan dengan masyarakat,” kata Dadang.

Ia mengatakan sejumlah pesan pengaduan telah masuk melalui nomor WhatsApp yang dibukanya, termasuk laporan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Menurut dia, beberapa laporan tersebut menunjukkan masih adanya penanganan yang lambat oleh anggota kepolisian, padahal kasus semacam itu membutuhkan respons cepat.

Adapun pengaduan yang masuk akan dikelompokkan berdasarkan karakteristik dan kecepatan penanganannya. Dengan mekanisme tersebut, ia berharap laporan masyarakat dapat ditindaklanjuti secara lebih terukur.

Dadang juga menyoroti upaya pemberantasan narkoba dan kenakalan remaja. Ia menyebut sejumlah kampung narkoba telah dibersihkan atas perintah Kapolri. Kepolisian juga menyasar lingkungan sekolah untuk mengantisipasi kenakalan pelajar, termasuk tawuran dan kepemilikan senjata tajam seperti celurit.

“Kami menyadari bahwa tugas di Jakarta ini tidak mudah,” ujarnya.

Dadang meminta doa dan dukungan masyarakat terhadap program Kapolri, terutama upaya membangun kedekatan antara polisi dan masyarakat. Ia menilai dukungan berbagai pihak, termasuk ulama, diperlukan untuk membantu kepolisian menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Saya sadar sekali karena doa ulama makmur dan dijabah. Senjata kaum muslimin adalah doa dan bagi saya ulama adalah sandaran terdepan dalam melaksanakan tugas,” kata Dadang. (DjN).

Pos terkait