86NEWS.ID – JAKARTA – Tes Kesehatan SIM adalah pemeriksaan medis untuk memastikan pemohon layak mengemudi, mencakup kesehatan fisik (penglihatan, pendengaran, fisik anggota gerak) dan kesehatan rohani (psikologi).
Biaya cek kesehatan sebagai salah satu syarat pembuatan dan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) resmi mengalami kenaikan sejak awal 2026.
Kenaikan tersebut berlaku per 2 Januari 2026, dari sebelumnya Rp 35.000 menjadi Rp 50.000.
“Iya betul, per 2 Januari 2026 dari Rp 35.000 menjadi Rp 50.000,” kata salah satu petugas SIM di Satpas SIM Daan Mogot Senin (5/1/2026).
Meski demikian, perlu diketahui bahwa kenaikan biaya cek kesehatan ini bukan berasal dari pihak kepolisian, melainkan ditetapkan oleh pihak ketiga yang bekerja sama dalam penyelenggaraan tes kesehatan SIM.
Bahkan, biaya cek kesehatan SIM di setiap daerah tidak sepenuhnya seragam, tergantung pada kebijakan penyedia layanan kesehatan yang ditunjuk atau direkomendasikan.
Sebagai informasi, setiap pemohon SIM diwajibkan mengikuti tes kesehatan sebelum melanjutkan ke tahapan ujian teori dan praktik.
Tes kesehatan ini diselenggarakan dengan melibatkan pihak ketiga, yakni fasilitas atau tenaga kesehatan yang telah ditentukan
Tes kesehatan SIM merupakan pemeriksaan medis yang harus dijalani calon pengemudi, baik untuk pembuatan SIM baru maupun perpanjangan.
Tujuannya adalah untuk memastikan kondisi kesehatan pemohon layak dan tidak berpotensi membahayakan keselamatan saat berkendara.
Pentingnya tes kesehatan SIM tidak bisa dipandang sebelah mata.
Selain membantu calon pengemudi mengetahui kondisi kesehatannya, proses ini juga berperan dalam menekan risiko kecelakaan lalu lintas serta membantu kepolisian dalam menyeleksi pengemudi yang memenuhi syarat.
Adapun proses pemeriksaan kesehatan tergolong sederhana.
Pemohon hanya perlu mengikuti arahan petugas, dengan tahapan pemeriksaan yang umumnya meliputi tes penglihatan, pendengaran, hingga pemeriksaan dasar lainnya sebelum dinyatakan lolos tes kesehatan SIM.
Setelah selesainya seluruh rangkaian tes kesehatan dan calon pengemudi dinyatakan lulus, langkah berikutnya adalah melanjutkan proses pembuatan SIM ke tahap berikutnya.
Informasi mengenai persyaratan dan prosedur tes kesehatan SIM yang telah diuraikan diatas diharapkan dapat menjadi panduan yang bermanfaat.
Pastikan kalian mengikuti setiap tahapnya dengan cermat sehingga dapat memperoleh SIM yang sah.
Tidak lupa, penting untuk selalu memeriksa tanggal kadaluarsa SIM agar dapat melakukan perpanjangan tepat waktu sebelum SIM tersebut kadaluarsa dan menjadi tidak berlaku.






