Teknologi Drone dan Camera Freestyle untuk Olah TKP, Korlantas Polri Perkuat SDM Lalu Lintas lewat Pelatihan

86NEWS.ID – JAKARTA – Korlantas Polri terus mendorong modernisasi penanganan kecelakaan lalu lintas melalui pemanfaatan teknologi canggih. Salah satunya dengan menggelar Pelatihan Alat Analisa Laka Nirawak T.A. 2026 dan Pelatihan Camera Freestyle T.A. 2026 di Cililitan, Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Pelatihan yang diikuti personel lalu lintas dari berbagai Polda di Indonesia ini difokuskan pada penggunaan drone untuk analisa kecelakaan lalu lintas serta pemanfaatan Camera Freestyle dalam proses olah tempat kejadian perkara (TKP).

Bacaan Lainnya

Peserta dari Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Selatan, AKP Siswaji, mengatakan pelatihan tersebut sangat membantu anggota di daerah, khususnya wilayah dengan medan yang sulit dijangkau.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kesatuan kami, terutama di wilayah yang susah terjangkau. Drone digunakan untuk menganalisis kecelakaan di daerah-daerah yang sulit dijangkau,” ujarnya.

Menurutnya, perkembangan teknologi menjadi kebutuhan penting dalam mendukung tugas anggota Polri di lapangan. Ia berharap pelatihan serupa terus dilaksanakan agar personel di daerah semakin memahami penggunaan teknologi modern dalam penanganan kecelakaan lalu lintas.

Selain penggunaan drone, peserta juga mendapatkan materi pengoperasian Camera Freestyle yang mampu membantu proses identifikasi detail barang bukti di lokasi kejadian.

Bripda I Ketut Pasek Sanjaya Putra dari Polda Bali mengatakan teknologi tersebut sangat memudahkan anggota saat menjalankan tugas sehari-hari.

“Pelatihan ini memudahkan kami sebagai anggota Polri dalam melaksanakan tugas sehari-hari karena teknologi sangat berperan penting dalam penugasan,” katanya.

Ia menjelaskan pada hari pertama peserta diperkenalkan dengan Camera Freestyle untuk mendokumentasikan detail barang bukti di TKP. Kemudian pada hari kedua peserta langsung menjalani praktik lapangan.

“Camera Freestyle digunakan untuk mencari detail-detail barang bukti di TKP, lalu hari kedua kami melaksanakan praktek langsung,” jelasnya.

Ketut berharap ilmu yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan di wilayah Polda Bali dan dibagikan kepada anggota lainnya agar penanganan kecelakaan lalu lintas semakin modern dan presisi.

Melalui pelatihan ini, Korlantas Polri menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kemampuan sumber daya manusia sekaligus mendukung transformasi digital Polri di bidang lalu lintas dan investigasi kecelakaan. (Djn).

Pos terkait