Tegas dalam Aksi dan Humanis dalam Pelayanan, Kepemimpinan Brigjen Pol. Aries Syahbudin di Korlantas Polri Diawali dengan Aksi Nyata

86NEWS.ID – JAKARTA -Tegas dalam aksi, humanis dalam pelayanan, dan berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat menjadi prinsip yang ditekankan Brigjen Pol. Dr. Aries Syahbudin, S.I.K., S.H., M.Hum., dalam memimpin Korlantas Polri. Baginya, kehadiran polisi lalu lintas tidak boleh berhenti pada rutinitas dan penegakan aturan, tetapi harus mampu memberikan solusi, menjawab kebutuhan masyarakat, serta menjamin keamanan dan kelancaran mobilitas. Prinsip tersebut menjadi bagian dari komitmennya yang disampaikan langsung pada seluruh jajaran di seluruh Indonesia ketika menyampaikan Commander’s Wish sebagai wujud mendukung kebijakan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melalui semangat “Polisi Bersama Masyarakat.”

“Kapolri menyampaikan bahwa, “Kehadiran polisi bukan hanya hadir. Polisi memberi arti dari kehadiran itu. Jadi apa yang dilaksanakan dirasakan oleh masyarakat, kehadiran polisi lalu lintas memang betul-betul dibutuhkan masyarakat,” ujar Brigjen Pol Aries Syahbudin.

Bacaan Lainnya

Aries resmi dilantik sebagai Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri pada 12 Oktober 2026, menggantikan Irjen Pol. Wibowo. Penunjukan tersebut menandai dimulainya kepemimpinan baru di Korlantas Polri dengan penekanan pada penguatan pelayanan publik, peningkatan keselamatan berlalu lintas, serta respons cepat terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat di jalan raya.

Polantas Harus Hadir dan Memberi Arti

Bagi Aries, ukuran keberhasilan Polantas tidak semata-mata dilihat dari pelaksanaan tugas rutin, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Setiap personel dituntut hadir dengan kepedulian, bertindak profesional, dan mampu memberikan pertolongan maupun solusi ketika masyarakat menghadapi persoalan lalu lintas.

Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” menjadi landasan untuk membangun kedekatan dengan publik sekaligus memperkuat kepercayaan terhadap institusi kepolisian. Karena itu, jajaran Polantas didorong untuk mengedepankan pendekatan humanis tanpa mengesampingkan ketegasan dalam menegakkan aturan.

Orientasi tersebut juga menuntut perubahan cara pandang dalam bekerja. Kehadiran petugas di lapangan harus memberikan dampak yang terukur, mulai dari membantu mengurai kemacetan, menangani kecelakaan, menjaga ketertiban, hingga memberikan bantuan kepada pengguna jalan yang membutuhkan.

Respons Cepat dan Optimalisasi Layanan 110

Dalam memperkuat pelayanan, Aries mendorong jajaran Korlantas Polri untuk meningkatkan kecepatan respons terhadap pengaduan dan kebutuhan masyarakat. Optimalisasi layanan darurat Polri melalui nomor 110 menjadi salah satu instrumen penting untuk memudahkan masyarakat memperoleh bantuan kepolisian.

Respons cepat harus diikuti koordinasi yang efektif, kesiapan personel, dan penanganan yang tepat sesuai kebutuhan di lapangan. Dengan demikian, pelayanan tidak berhenti pada penerimaan laporan, tetapi berorientasi pada tindak lanjut yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Aries juga menekankan pentingnya profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan tugas. Pendekatan humanis harus berjalan beriringan dengan kedisiplinan dan kepastian penegakan hukum demi menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib.

Jaga Kelancaran Distribusi Logistik dan BBM

Selain mengutamakan pelayanan langsung kepada masyarakat, Korlantas Polri juga memiliki peran strategis dalam menjaga kelancaran distribusi barang dan mendukung aktivitas perekonomian nasional.

Pengaturan serta pengamanan lalu lintas diarahkan untuk memastikan distribusi logistik, bahan pokok, dan bahan bakar minyak (BBM) berlangsung aman dan lancar. Langkah ini membutuhkan kesiapsiagaan personel, pemetaan titik rawan kemacetan, serta koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Kelancaran distribusi menjadi perhatian penting karena gangguan lalu lintas dapat berdampak pada mobilitas masyarakat dan rantai pasok kebutuhan sehari-hari. Karena itu, pengelolaan lalu lintas perlu dilakukan secara terencana, responsif, dan mengutamakan keselamatan seluruh pengguna jalan.

Melalui langkah tersebut, Korlantas Polri berupaya memastikan tugas kepolisian di bidang lalu lintas turut mendukung kelancaran kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat.

Wujudkan Kebijakan Kapolri melalui Kerja Nyata

Aries menempatkan implementasi kebijakan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai bagian penting dari pelaksanaan tugas Korlantas Polri. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penguatan kualitas pelayanan, peningkatan respons terhadap kebutuhan masyarakat, serta optimalisasi peran Polantas dalam menjaga keamanan dan ketertiban berlalu lintas.

Arahan pimpinan harus diterjemahkan menjadi langkah operasional yang jelas dan konsisten di seluruh jajaran. Setiap satuan kerja diharapkan mampu mengidentifikasi persoalan di wilayah masing-masing, menyusun langkah penanganan yang tepat, dan memastikan kehadiran personel memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sinergi dengan pemerintah daerah, pengelola jalan, pelaku usaha transportasi, dan pemangku kepentingan lainnya juga diperlukan untuk menghadapi persoalan lalu lintas yang semakin kompleks.

Melalui kolaborasi tersebut, Korlantas Polri berupaya membangun sistem pelayanan lalu lintas yang tidak hanya berfokus pada pengaturan kendaraan, tetapi juga mendukung keselamatan perjalanan dan kelancaran aktivitas masyarakat.

Pengalaman Menjadi Bekal Kepemimpinan

Brigjen Pol. Dr. Aries Syahbudin merupakan lulusan Akademi Kepolisian Angkatan 1994. Ia memiliki pengalaman penugasan di lingkungan Korlantas Polri, antara lain sebagai Kasubdit Audit dan Inspeksi Ditkamsel Korlantas Polri, Kabag Ops Korlantas Polri periode 2024–2026, serta Penata Kebijakan Kapolri Utama Tingkat II pada 2026.

Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya di lingkungan Polri sebelum dipercaya memimpin Korlantas Polri. Dalam jabatan barunya, tantangan yang dihadapi mencakup peningkatan keselamatan berlalu lintas, pengelolaan arus kendaraan, kelancaran distribusi logistik, dan pemenuhan ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan kepolisian.

Dengan mengedepankan profesionalisme, ketegasan, dan pendekatan humanis, kepemimpinan Aries diarahkan untuk memperkuat peran Polantas sebagai pelindung, pengayom, sekaligus pelayan masyarakat.

Pelayanan sebagai Ukuran Pengabdian

Pada akhirnya, orientasi kepemimpinan Korlantas Polri bertumpu pada bagaimana setiap pelaksanaan tugas memberikan manfaat nyata bagi publik. Kehadiran petugas harus mampu menciptakan rasa aman, membantu menyelesaikan persoalan, serta menjaga kelancaran aktivitas masyarakat.

Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” menjadi pengingat bahwa keselamatan dan ketertiban berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kehadiran polisi, kedisiplinan pengguna jalan, dan dukungan seluruh pemangku kepentingan.

Dengan komitmen mendukung kebijakan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, Brigjen Pol. Aries Syahbudin mendorong jajaran Korlantas Polri untuk terus memperkuat pelayanan yang profesional, responsif, dan humanis demi mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, lancar, dan berkeselamatan. (DjN).

Pos terkait