Tanamkan Kesadaran Tertib Lalu Lintas dan Cegah Tawuran Sejak Dini, Satlantas Polres Majalengka Gelar Police Goes To School di SMAN 1 Leuwimunding

86NEWS.ID – MAJALENGKA – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Majalengka di bawah naungan Polda Jawa Barat secara resmi melaksanakan kegiatan program unggulan Police Goes To School di lingkungan SMAN 1 Leuwimunding, pada hari Senin, 12 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di tengah lingkungan pendidikan yang penuh semangat belajar ini menjadi langkah nyata kepolisian dalam mendekatkan diri kepada generasi muda, sekaligus menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, keselamatan, dan kepatuhan terhadap peraturan sejak masa sekolah.

Kegiatan pembinaan dan penyuluhan ini difokuskan pada aspek Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas), yang disampaikan secara langsung oleh para anggota Satlantas kepada ratusan siswa-siswi yang hadir. Tujuan utama pelaksanaan kegiatan ini bukan sekadar memberikan pengetahuan tentang aturan di jalan raya, melainkan berupaya meningkatkan kesadaran mendalam serta kedisiplinan para pelajar dalam berperilaku saat berada di jalan.

Bacaan Lainnya

Lebih dari itu, program ini dirancang untuk membangun karakter generasi muda yang tidak hanya taat pada peraturan, tetapi juga memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi, mampu menjaga keamanan serta ketertiban baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat luas.

Dalam penyampaian materinya, para anggota Satlantas menekankan sejumlah poin penting yang berkaitan dengan keselamatan berkendara sehari-hari. Para siswa diajak untuk benar-benar memahami dan melaksanakan kewajiban mematuhi segala peraturan lalu lintas yang berlaku, mulai dari penggunaan perlindungan diri yang tepat hingga kelengkapan dokumen kendaraan.

Salah satu penekanan utama adalah penggunaan helm berstandar Nasional Indonesia (SNI) bagi setiap pengendara sepeda motor, baik pengemudi maupun penumpangnya, sebagai upaya paling dasar namun sangat krusial untuk melindungi keselamatan nyawa.

Selain itu, para pelajar juga diingatkan agar selalu melengkapi surat-surat kendaraan seperti Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) sebelum mengendarai kendaraan ke mana pun mereka pergi, serta senantiasa mengutamakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lain di sekitarnya.

Tidak berhenti pada aspek keselamatan fisik, petugas juga memberikan pemahaman tegas mengenai dampak negatif dari penggunaan knalpot yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis atau yang dikenal luas oleh masyarakat sebagai “knalpot brong”. Kebiasaan memodifikasi kendaraan dengan komponen yang tidak berstandar dinilai tidak hanya melanggar ketentuan hukum yang berlaku, tetapi juga dapat mengganggu kenyamanan warga sekitar, menimbulkan kebisingan yang tidak perlu, serta merusak ketertiban umum.

Oleh karena itu, para pelajar diimbau untuk menggunakan kendaraan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan menghindari segala bentuk modifikasi yang melanggar aturan, demi menciptakan suasana lingkungan yang tenang, nyaman, dan saling menghormati sesama warga.

Menyadari bahwa tantangan yang dihadapi kalangan pelajar saat ini tidak hanya berkaitan dengan urusan di jalan raya, tim Satlantas juga turut menyampaikan pesan penting terkait Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Salah satu sorotan utama adalah larangan tegas terhadap segala bentuk aksi tawuran antarpelajar.

Para siswa diajak untuk bijak dalam memilih pergaulan, menjauhi lingkungan yang dapat memberikan pengaruh negatif, serta tidak mudah terprovokasi oleh situasi atau ajakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Sebaliknya, para pelajar didorong untuk menyelesaikan setiap permasalahan yang dihadapi melalui jalur dialog dan komunikasi yang baik, serta mengisi waktu luang dengan berbagai kegiatan yang positif, bermanfaat, dan mampu mengembangkan potensi diri.

Melalui pelaksanaan program Police Goes To School ini, Satlantas Polres Majalengka menaruh harapan besar agar para pelajar tidak hanya menjadi orang-orang yang patuh aturan, melainkan mampu tampil sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungannya masing-masing.

Mereka diharapkan dapat menjadi teladan bagi teman sebaya maupun warga sekitar, sekaligus menjadi agen perubahan yang membawa semangat baru dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tertib, damai, serta sepenuhnya bebas dari segala bentuk kekerasan.

Lebih dari sekadar penyuluhan, kegiatan ini merupakan wujud nyata pendekatan humanis yang dilakukan oleh jajaran Polri terhadap kalangan pelajar. Dengan hadir secara langsung di tengah lingkungan pendidikan, kepolisian berupaya menanamkan kesadaran hukum sejak dini, membangun kesan yang ramah dan melindungi, serta mempererat ikatan persahabatan dan kepercayaan antara institusi kepolisian dengan dunia pendidikan yang merupakan wadah tumbuh kembang putra-putri bangsa.

Satlantas Polres Majalengka menyatakan akan terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas serta jangkauan edukasi dan pembinaan kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya kepada generasi muda yang menjadi tumpuan masa depan bangsa.

Langkah-langkah serupa akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna mewujudkan situasi Kamseltibcarlantas yang aman, lancar, tertib, dan kondusif di wilayah hukum Majalengka, sekaligus mendukung lahirnya generasi penerus bangsa yang disiplin, berkarakter mulia, bertanggung jawab, dan mampu membawa perubahan positif bagi negeri. (DjN).

Pos terkait