Jenderal yang Hobi Balap, Irjen Pol Mohammad Yassin Kosasih, S.I.K., M.Si., M.Tr.Opsla., Kini Jabat Agen Intelijen Polri

86NEWS.ID – JAKARTA – Tepat pada 15 Desember 2025kemarin, Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Mohammad Yassin Kosasih, S.I.K., M.Si., M.Tr.Opsla., kini resmi menjabat sebagai Agen Intelijen Kepolisian Utama Tingkat I Baintelkam Polri.

Mutasi ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri nomor: ST/278/XII/KEP./2025 tanggal 15 Desember 2025, yang ditandatangani Asisten Kapolri Bidang SDM Irjen Anwar.

Bacaan Lainnya

Irjen Pol M.Yasin Kosasih sendiri merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1991 yang berpengalaman di bidang Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) serta memiliki segudang prestasi, bahkan sudah mendapatkan sekitar lebih dari 10 tanda jasa penghormatan dari Kepolisian RI.

Sosok Irjen Pol Mohamad Yasin Kosasih yang lama bertugas di Polair mampu menjawab tantangan tugas dan fungsi Polair Baharkam Polri. Irjen Pol Muhamad pernah menduduki jabatan Kakorpolairud Baharkam Polri Alumni Program Pendidikan Reguler Lemhannas Angkatan 54 tahun 2016 adalah sosok anggoa Polri yang humanis dan berprestasi.

Seperti apa sosok Irjen Pol Mohamad Yasin Kosasih S.I.K., M.Si., M.Tr.Opsla ?

Polisi yang Aktif sebagai Pereli dan Offroader

Hingga kini Irjen Pol Mohamad Yasin Kosasih adalah pembalap tangguh dengan segudang prestasi. Yasin Kosasih, begitu ia akrab disapa, menggeluti dunia balapan diawali dengan balapan motor, sejak SMP sekitar 1980. Yasin sudah ikut lomba balapan motor yaitu grass track dan motorcross di Bandung dan menjuarai kejuaraan hingga tingkat nasional. 

Awalnya, orang tuanya sangat khawatir dengan keikutsertaan Yasin sejak kecil dalam ajang motor cross, namun Yasin kecil dapat memberikan keyakinan kepada orang tuanya ditambah prestasi yang ia toreh. 

Irjen Pol Muhammad Yassin Kosasih merupakan alumni SMP V dan SMA V Bandung Jawa Barat. Yasin pada saat berdinas di Kepri pernah mejadi ketua jangkar biru MX team dan pernah menjabat sebagai ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kepri periode tahun 2012-2016. Saat ini Irjen Pol Muhammad Yassin Kosasih (52 Tahun) masih berprestasi dalam ajang sprint rally open 2019 di nganjuk Jawa Timur, yang digelar di Sirkuit Selopark 07 Juli 2019.

Bersama navigator Deni Ugun, dan manager team abah iman dari bengkel Volcano Bandung. Yasin menggunakan Mitsubishi Evolution VI warna merah seri Tomi makinen Keberhasilan Kombes Pol Yasin Kosasih dalam rally (balapan mobil) adalah kebanggaan POLRI dan juga Direktorat Polisi Perairan Korpolairud Baharkam Polri dimana ia bertugas saat itu.

Bagi Irjen Pol Yasin keikut sertaannya dalam Sprint Raly tidak mengganggu tugasnya sebagai anggota POLRI, yang terpenting adalah tugas di kantor dapat di laksanakan dengan baik semua tanggung jawab yang di bebankan pimpinan dapat dilaksanakan dengan tuntas. Di saat usia yang tak muda lagi, sosok Kombes Yasin masih mengikuti berbagai ajang Sprint Raly yang penuh dengan adrenalin. 

Irjen Pol M.Yassin Kosasih masih terlihat bugar. Ia menceritakan rahasianya dengan olahraga rutin yaitu renang setiap minggu dua kali selama 30 menit setelah itu menjaga pola makan, berpikiran positif, istirahat yang cukup dan beribadah.

Peduli Nilai-nilai Kemanusiaan

Nilai-nilai kemanusian menembus sekat pandangan politik, gender, status sosial, bahkan dogma agama dimana kita mengapresiasi apa yang dilakukan POLRI khususnya Polisi Air (POLAIRUD) dimana Selasa sore (25/2/2020) sekitar pukul 16.30 WIB, pada saat itu Kasubdit Patroli Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri, Irjen Pol Yasin Kosasih bersama anggotanya tengah melakukan evakuasi korban banjir dan pengaturan arus lalu-lintas di wilayah Kelurahan Cempaka Baru, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat. Tiba-tiba salah seorang warga menghampirinya.

“Pak, minta tolong, Pak. Bantu saya, keluarga saya meninggal dunia dan tidak ada yang mau urus Pak, karena semua sibuk urusin banjir,” kata Irjen Pol Yasin Kosasih menirukan permohonan warga yang menghampirinya. Tak butuh waktu lama, Irjen Pol Yasin Kosasih langsung memerintahkan personel jajarannya untuk memastikan kebenaran permohonan sekaligus laporan tersebut.

Ternyata benar, ada salah seorang warga Kelurahan Cempaka Baru yang meninggal dunia. Almarhum bernama Suswandi Bin Ahmad Komar yang lahir tahun 1972. Diduga penyebab kematian adalah karena sakit.

“Jenazah langsung diurus, mulai dari izin makam, menggali tanah makam, serta memandikan dan mengkafankan, serta menyolatkan jenazah semua dari personel Polair, juga dibantu warga yang akhirnya turut serta membantu petugas Polri,” ungkap Irjen Pol Yasin Kosasih.

Berangkat dari ketulusan tanpa terekspose media massa, selanjutnya jenazah dimakamkan di Pemakaman Umum Utan Kayu Kecamatan Pulau Gadung, Jakarta Timur. Irjen Pol Yasin Kosasih mengapresiasi tinggi kesigapan anggotanya menjawab kepercayaan masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

“Ini adalah bukti bahwa Polri semakin dicintai oleh masyarakat,” mengabdi dengan tulus ungkap Irjen Pol Yassin Kosasih.

Peduli Lingkungan Hidup

Kapolri Jenderal Polisi Drs Idham Azis bersama Panglima TNI Marsekal Dr Hady Tjahjanto dan pejabat tinggi lainnya, menanam sekitar 15 ribu pohon mangrove, dan tebar 1 juta bibit ikan di kolam perikanan Mauk. Dalam rangka merealisasikan program yang bertema “TNI-Polri Peduli Penghijauan Pantai dan Penguatan Ekonomi Masyarakat Pesisir, di Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Jumat (21/2/20).

“Secara serentak TNI-Polri tanam pohon mangrove dan lepas bibit udang, ikan bandeng serta nila, giat ini secara berkala sudah dilakukan TNI, Polri dan Kementerian KKP, BNPB, Pemda dan masyarakat,” kata Idham.

Menurutnya, semua instansi beserta masyarakat harus bisa menjaga ekosistem lingkungan, agar kedepannya tetap terjaga dengan baik, dan bisa menjadi turun temurun untuk terus merawat serta menata penghijauan di pesisir pantai.

“Kita menstimulus giat ini bersama bapak panglima ajak dan imbau masyarakat, generasi muda peduli lingkungan, baik itu penghijauan nanam mangrove atau tebar bibit ikan, tanggung jawab kita bersama, untuk generasi yang lebih baik lagi,” pesan Idham.

Panglima TNI Marsekal Hady mengaku sangat kagum terhadap Polri, yang sudah merealisasikan program penanaman pohon mangrove dan melepas benih ikan, untuk mensejahterakan masyarakat, program tersebut sangat baik untuk masyarakat.

“Saya bangga sekali terhadap Polri, ditengah-tengah tugasnya yang begitu berat, jamin keamanan dan ketertiban masyarakat, masih miliki kepedulian yang tinggi terhadap kelestarian lingkungan serta kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Hady mengatakan, bahwa perawatan ekosistem mangrove sangat penting, serta berarti untuk masyarakat yang berada di pesisir pantai atau pun yang lainnya. Karena ia melihat, pohon-pohon bakau bisa menjaga pengikisan pantai saat banjir tiba.

“Bila kita cermati sesungguhnya penanaman bakau dan tebar benih ikan, miliki nilai yang sangat penting terkait masyarakat sekitar, keberadaan hutan bakau yang baik serta terpelihara ekosistemnya, akan terjaga lingkungan pantai,” lugasnya.

Menurut Ketua panitia penanaman Mangrove dan tebar benih ikan Irjen Pol Muhamad Yasin Kosasih ide penanaman mangrove dan tebar benih berasal dari Kabaharkam setelah itu diperintahkan kepada Kakorpolairud dan dibentuk panitia dengan Ketua Irjen Pol Muhamad Yasin Kosasi yang juga Alumni Lemhannas Tahun 2016 angkatan 54. kegiatan ini juga adalah kegiatan yang dilakukan Polri atas perintah Presiden Republik Indonesia, untuk melakukan penghijauan serta tebar bibit ikan di daerah pesisir pantai.

“Giat hari ini atas kebijakan Presiden ke Kapolri, Presiden ingin Polri tidak hanya laksanakan tugas rutin saja, Pak Presiden ingin Polri, khususnya Baharkam lebih dekat dengan masyarakat,” ujar Irjen Pol Yassin Kosasih. (Djn).

Pos terkait