86NEWS.ID – CIMAHI – Satlantas Polres Cimahi memprediksi kepadatan arus kendaraan di kawasan wisata Lembang akan terjadi setelah Hari Raya Iduladha. Polisi pun menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan saat libur panjang.
Kaur Bin Ops (KBO) Satlantas Polres Cimahi Iptu Bayu Subakti mengatakan pola pergerakan masyarakat saat Iduladha berbeda dengan libur panjang biasa. Saat hari raya, masyarakat umumnya masih berkumpul bersama keluarga di rumah.
“Prediksi kepadatan kemungkinan terjadi setelah Iduladha. Biasanya saat hari H masyarakat masih berada di rumah masing-masing,” kata Iptu Bayu dikutip Selasa (26/5/2026).
Menurut Iptu Bayu, kepadatan diperkirakan meningkat karena libur Iduladha berdekatan dengan long weekend Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026. Kondisi itu diprediksi memicu lonjakan kendaraan menuju kawasan wisata di Bandung Barat, khususnya Lembang.
Untuk mengurai kemacetan, Satlantas Polres Cimahi menyiapkan skema CB (Cara Bertindak) One Way Sepenggal yang akan diterapkan secara situasional di titik rawan padat kendaraan.
“Untuk mengurai kepadatan, biasanya kami melaksanakan CB One Way Sepenggal. Tapi penerapannya melihat kondisi di lapangan, titik mana yang paling padat,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan sistem One Way Sepenggal akan diterapkan secara terbatas di ruas tertentu guna mempercepat arus kendaraan tanpa menutup seluruh jalur utama.
Adapun jalur wisata yang menjadi prioritas pengamanan selama libur panjang meliputi Jalan Kolonel Masturi, Simpang Beatrix hingga kawasan Cikole.
“Prioritas pengamanan ada di jalur wisata Lembang seperti Kolonel Masturi, Simpang Beatrix sampai Cikole,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail memperkirakan jumlah wisatawan akan meningkat selama periode libur panjang tersebut.
“Sepertinya akan ada peningkatan pengunjung, karena liburnya cukup panjang. Harapan kami tentu ini berdampak baik bagi Bandung Barat, mengingat banyak destinasi wisata favorit di sini,” kata Jeje.
Ia menambahkan, sejumlah objek wisata seperti Lembang Park & Zoo sudah melakukan antisipasi dengan menambah personel dan mengatur arus keluar masuk kendaraan.
“Mereka sudah menambah personel karena memang diprediksi ada lonjakan. Termasuk pengaturan pintu masuk dan keluar agar lebih tertib,” pungkasnya. (Djn).






