Police goes To School, Satlantas Polres Tasikmalaya Edukasi Siswa SDN Mohamad Toha Tanamkan Karakter Tertib Berlalu Lintas

86NEWS.ID – TASIKMALAYA – Dalam pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026 di SDN Mohamad Toha, Singaparna.ada yang berbeda, Memasuki hari ketiga pada Rabu (15/7/2026), ratusan siswa baru dikejutkan dengan kehadiran personel Satlantas Polres Tasikmalaya lewat program Police Goes to School.

Bukan untuk penindakan, kehadiran korps baju cokelat ini justru untuk memberikan edukasi interaktif mengenai keselamatan jalan raya dan menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini.

Bacaan Lainnya

Narasumber Satlantas Polres Tasikmalaya, Aiptu Dodita, turun langsung memberikan materi. Suasana pun menjadi hidup saat para siswa diajarkan cara aman beraktivitas di jalanan umum

“Kami mengajarkan tata cara aman berangkat ke sekolah. Mulai dari bagaimana berjalan kaki di bahu jalan yang benar, hingga teknik menyeberang jalan raya yang aman untuk anak-anak,” ujar Aiptu Dodita usai kegiatan.

Tak hanya teori, para siswa juga diajak “membedah” arti warna rambu-rambu lalu lintas yang sering mereka temui di jalan. Aiptu Dodita menjelaskan dengan gamblang perbedaan fungsinya: warna kuning sebagai peringatan bahaya, merah untuk larangan keras, dan biru sebagai perintah yang wajib dipatuhi.

Langkah inovatif SDN Mohamad Toha ini merupakan wujud nyata dalam menghadirkan MPLS yang edukatif, kreatif, dan menyenangkan. Selain mengacu pada Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 yang mengharamkan praktik perpeloncoan, kolaborasi ini juga menjadi implementasi dari Permendikbud Nomor 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan guna menciptakan ekosistem sekolah yang aman.

Aiptu Dodita berharap, edukasi singkat ini bisa membekas dan membentuk karakter anak hingga dewasa kelak.

“Semoga siswa SDN Mohamad Toha paham apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan di jalan raya. Harapan kami, ini menjadi bekal berharga bagi mereka kelak ketika dewasa dan mulai membawa kendaraan, sehingga tercipta keamanan dan ketertiban berlalu lintas di masa depan,” pungkasnya.

Di tempat terpisah, pihak sekolah menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen menyelenggarakan MPLS yang edukatif sesuai Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016.

Lebih dari itu, sinergi dengan institusi kepolisian ini juga selaras dengan Permendikbud Nomor 46 Tahun 2023 dalam rangka menciptakan lingkungan satuan pendidikan yang aman, kondusif, dan bebas dari kekerasan. Melalui pembekalan ini, diharapkan para siswa SDN Mohamad Toha dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan keluarga dan masyarakat, serta siap menghadapi masa depan dengan karakter yang taat aturan. (DjN).

Pos terkait