Peringkat Pertama Kinerja Terbaik se-Polda Jabar, Kasat Lantas Majalengka: “Ingat, Jatuh di Aspal Tak Seindah Jatuh di Pelukan Kekasih,”

86NEWS.IDMAJALENGKA – Jangan cari sensasi di jalan, karena jatuh di aspal tak seindah jatuh di pelukan kekasih. Pesan itu menjadi pengingat Polres Majalengka kepada masyarakat setelah Satlantas Polres Majalengka mencatat kinerja terbaik atau peringatan pertama se-Polda Jawa Barat dengan raihan 337 poin atau 84,25 persen sepanjang Januari–Agustus 2026.

Berdasarkan data penilaian Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat, Satlantas Polres Majalengka mengoleksi 337,00 poin atau 84,25 persen. Capaian tersebut merupakan akumulasi dari empat aspek utama penilaian.

Bacaan Lainnya

Pada aspek kinerja bidang operasional, Satlantas Polres Majalengka memperoleh nilai 83,67. Kemudian bidang Kamsel atau keamanan dan keselamatan lalu lintas mencapai 89,00, Gakkum sebesar 78,33, serta Regident dengan nilai 86,00.

Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman melalui Kasat Lantas AKP Pandu Renata Surya mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja jajaran dalam menjalankan pelayanan, pengaturan, penegakan hukum, hingga edukasi keselamatan lalu lintas kepada masyarakat.

Namun, prestasi tersebut tidak boleh membuat masyarakat lengah. Justru, tingginya kinerja kepolisian harus berjalan beriringan dengan meningkatnya kesadaran pengguna jalan untuk menjaga keselamatan.

Polres Majalengka mengajak seluruh pengguna jalan menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama, dengan mematuhi rambu dan aturan lalu lintas, mengendalikan kecepatan, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta menghindari perilaku berkendara yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.

Masyarakat juga diajak menjadi pelopor keselamatan lalu lintas, dimulai dari diri sendiri dan lingkungan terdekat.

“Utamakan keselamatan. Jadilah pelopor keselamatan lalu lintas. Ingat, keluarga menanti di rumah,” pesan AKP Pandu Renata Surya, Kamis (17/9/2026)

Pesan itu diperkuat dengan kalimat yang sederhana, tetapi mengandung peringatan keras. “Ingat, jatuh di aspal tak seindah jatuh di pelukan kekasih,” katanya.

Kecelakaan lalu lintas bukan sesuatu yang romantis. Sekali kehilangan kendali, dampaknya bisa panjang, mulai dari luka dan kerugian materi hingga kehilangan nyawa.

Di balik setiap perjalanan, ada keluarga yang menunggu. Ada orang tua, pasangan, anak, dan orang-orang tercinta yang berharap kendaraan yang meninggalkan rumah dapat kembali dengan selamat.

Karena itu, Polres Majalengka mengingatkan masyarakat bahwa keselamatan di jalan bukan semata-mata soal menghindari pelanggaran atau kecelakaan. Lebih dari itu, keselamatan adalah tentang memastikan setiap perjalanan memiliki satu tujuan akhir: pulang dengan selamat dan kembali berkumpul bersama keluarga.

Prestasi Satlantas Polres Majalengka sebagai peringkat pertama tingkat Polda Jawa Barat pun diharapkan menjadi momentum untuk terus memperkuat pelayanan sekaligus membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.

“Sebab, sehebat apa pun sebuah perjalanan, tidak ada yang lebih penting daripada sampai di rumah dengan selamat,” pungkas Kasat Lantas Polres Majalengka. (DjN).

Pos terkait