Lakukan Perombakan, Kapolri Tunjuk Brigjen Aries Syahbudin Sebagai Kakorlantas Gantikan Irjen Pol Wibowo

86NEWS.ID – JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melakukan perombakan sejumlah jabatan strategis di lingkungan Polri, termasuk posisi Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas). Dalam rotasi tersebut, Brigjen Aries Syahbudin ditunjuk menggantikan Irjen Wibowo.

Pergantian jabatan itu tercantum dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026. Surat tersebut ditandatangani oleh Asisten Sumber Daya Manusia (As SDM) Polri Irjen Dharmapala atas nama Kapolri.

Bacaan Lainnya

Melalui keputusan tersebut, Aries Syahbudin dipercaya memimpin Korps Lalu Lintas Polri. Penugasan ini sekaligus membuka jalan bagi Aries untuk memperoleh promosi menjadi Inspektur Jenderal (Irjen) atau jenderal bintang dua.

Mutasi tersebut merupakan bagian dari rangkaian perubahan jabatan di tubuh Polri yang mencakup sejumlah posisi penting, baik di tingkat Mabes Polri maupun kepolisian daerah.

Sejumlah Jabatan Strategis Turut Berganti

Selain pergantian Kakorlantas, rotasi jabatan juga menyentuh posisi Wakil Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Wakabaintelkam) Polri. Irjen Wawan Muliawan dimutasi menjadi Analis Kebijakan Utama Bidang Gadikwa Lemdiklat Polri. Posisi yang ditinggalkannya kini dipercayakan kepada Brigjen Anom Setyadji.

Perubahan berikutnya terjadi pada jabatan Kapolda Kepulauan Bangka Belitung. Irjen Agus Wijayanto ditunjuk mengisi posisi tersebut untuk menggantikan Irjen Viktor Theodorus Sihombing.

Sementara itu, jabatan Kapolda Kalimantan Utara akan diemban Brigjen Andi Syahriful Taufik. Ia menggantikan Irjen Agus Wijayanto yang mendapat penugasan baru sebagai Kapolda Kepulauan Bangka Belitung.

Rotasi juga dilakukan di Polda Lampung. Brigjen Yustan Alpiani dipercaya menjabat sebagai Kapolda Lampung, menggantikan Irjen Helfi Assegaf.

Rangkaian pergantian tersebut menjadi bagian dari penataan organisasi yang dilakukan Kapolri untuk mengisi sejumlah posisi strategis dengan personel yang dinilai sesuai dengan kebutuhan institusi.

Polri Tegaskan Mutasi Berdasarkan Kebutuhan Organisasi

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menjelaskan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus pembinaan karier anggota kepolisian.

Menurutnya, rotasi dilakukan untuk memperkuat kinerja institusi serta memastikan kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian di berbagai bidang.

“Penempatan personel dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kompetensi, kapabilitas, rekam jejak, dan integritas. Prinsip meritokrasi menjadi bagian penting agar setiap personel yang mendapat amanah jabatan mampu menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab,” ujar Isir dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (11/10/2026).

Isir juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat yang telah menjalankan tugas dan memberikan kontribusi bagi organisasi Polri. Ia berharap pengabdian tersebut dapat menjadi landasan bagi pejabat pengganti untuk melanjutkan program yang telah berjalan serta meningkatkan kinerja sesuai bidang tugas masing-masing.

Bagi pejabat yang mendapatkan penugasan baru, Isir meminta agar mereka segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan karakteristik wilayah yang menjadi tanggung jawabnya.

Penyesuaian tersebut dinilai penting agar pelaksanaan tugas dapat berlangsung optimal tanpa mengabaikan kesinambungan program yang telah dilaksanakan sebelumnya.

“Setiap pejabat diharapkan segera menyesuaikan diri, menjaga integritas, serta menghadirkan kinerja yang profesional dan responsif. Pada akhirnya, seluruh pelaksanaan tugas kepolisian harus berorientasi pada pelayanan dan kepentingan masyarakat,” katanya.

Mutasi Diharapkan Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Lebih lanjut, Isir menegaskan bahwa penguatan organisasi melalui mutasi jabatan harus sejalan dengan komitmen Polri untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan menjaga kepercayaan masyarakat.

Ia menyebutkan bahwa setiap pejabat yang menerima amanah baru diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional, menjaga integritas, serta memberikan pelayanan yang responsif terhadap kebutuhan publik.

“Semangat tersebut sejalan dengan tagline Polri “Polisi Bersama Masyarakat”. Polri akan terus berupaya hadir dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.

Dengan adanya pergantian sejumlah pejabat strategis tersebut, Polri diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan tugas di tingkat pusat maupun daerah, sekaligus meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat. (DjN).

Pos terkait