Korlantas Polri Perkuat Tertib Administrasi Pengelolaan Barang Milik Negara 2026 untuk Mencegah Data Tak Sinkron

86NEWS.ID – JAKARTA – memperkuat tertib administrasi dan akurasi pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) melalui Rapat Sinkronisasi Data Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI) BMN Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Rabu–Kamis (12–13 Agustus 2026), tersebut diikuti operator internal Korlantas Polri, jajaran Pusdik di lingkungan Korlantas, serta seluruh Polda jajaran.

Bacaan Lainnya

Kegiatan dibuka Kabagrenmin Korlantas Polri Kombes Pol. Budi Santoso. Dalam sambutannya, ia menegaskan pengelolaan BMN (Barang Milik Negara) merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, akuntabel, dan profesional.

“Pengelolaan barang milik negara (BMN) merupakan bagian yang sangat penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, akuntabel, dan profesional,” kata Kombes Pol. Budi Santoso, saat pembukaan Rabu (12/8/2026).

Adapun aplikasi SAKTI kata Kombes Budi menjadi instrumen penting dalam mengintegrasikan pengelolaan keuangan negara dan administrasi BMN (Barang Milik Negara).

Karena itu, sinkronisasi diperlukan untuk memastikan kesesuaian, validitas, serta akurasi data aset yang dikelola satuan kerja Korlantas Polri hingga jajaran kewilayahan.

Ia menekankan, kegiatan operasional di lapangan harus berjalan seiring dengan tertib administrasi. Setiap barang yang direncanakan, direalisasikan, hingga digunakan dalam pelaksanaan tugas harus tercatat dan terdata secara baik.

“Sinkronisasi ini tujuannya menyelaraskan apa yang sudah dilaksanakan dengan tertib administrasi, sehingga nanti bisa menjadi kontrol penguatan untuk tahun-tahun berikutnya,” ujarnya.

Kombes Pol. Budi Santoso menuturkan, hasil sinkronisasi akan menjadi bahan evaluasi untuk mendukung proses perencanaan, pengadaan, serta penertiban administrasi BMN di lingkungan Korlantas Polri dan jajaran.

“Kami upayakan sinkronisasi ini bisa menyeluruh sehingga hasil kegiatan ini bisa menjadi bahan kita untuk proses perencanaan dan pengadaan dan juga penertiban administrasi di Korlantas dan jajarannya ke depan,” ungkapnya.

Memasuki hari kedua, Kamis (13/8/2026), sinkronisasi difokuskan pada pencocokan dan penyelarasan data BMN, khususnya kendaraan serta pencatatannya dalam sistem SIMAK BMN.

Kasubag Logistik Bagrenmin Korlantas Polri AKBP Roberto Aprianto Uda mengatakan, kegiatan tersebut penting untuk memastikan kesesuaian dan ketertiban data BMN antara tingkat pusat dan wilayah.

Dalam forum tersebut, para operator dari jajaran Polda juga menyampaikan berbagai masukan terkait proses pencocokan dan transfer data BMN di wilayah masing-masing. Masukan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antara operator pusat dan kewilayahan.

“Harapannya ke depan tidak terjadi lagi miskomunikasi antara operator pusat dan wilayah. Sehingga proses transfer data bisa berjalan lebih lancar,” ucap AKBP Roberto.

Melalui kegiatan ini, Korlantas Polri terus mendorong pengelolaan BMN yang tertib, akurat, dan terintegrasi guna mendukung pelaksanaan tugas serta meningkatkan tata kelola administrasi di lingkungan Polri. (DjN).

Pos terkait