86NEWS.ID – CIAMIS – Kekalahan PSGC Ciamis dari Semen Padang FC tidak berujung kericuhan. Suporter Laskar Singacala tetap menjaga ketertiban dan kondusivitas selama pertandingan di Stadion Galuh Ciamis, Sabtu (26/9/2026).
Dalam laga lanjutan Pegadaian Championship Liga 2 2026/2027 tersebut, PSGC harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor 0-2.
Meski hasil pertandingan tidak sesuai harapan, para pendukung PSGC, termasuk Balad Galuh, GCS dan suporter lainnya, tetap menunjukkan sikap sportif.
Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar mengapresiasi sikap para suporter yang tetap menjaga keamanan hingga pertandingan selesai.
“Alhamdulillah, untuk pengamanan hari ini berjalan lancar dan kondusif,” kata Eko seusai pertandingan.
Menurut Eko, sikap suporter dalam menerima hasil pertandingan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keamanan selama laga.
Ia menilai para pendukung PSGC tidak melakukan tindakan yang dapat memicu kericuhan meski tim kebanggaan mereka harus menelan kekalahan.
“Walaupun PSGC kalah, namun tidak menyurutkan semangat dan tidak memprovokasi para supporter untuk tetap menjaga keamanan. Kita sangat apresiasi sekali,” ujarnya.
439 Personel Gabungan Dikerahkan
Untuk mengamankan pertandingan tersebut, sebanyak 439 personel gabungan diterjunkan. Mereka berasal dari Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Pemadam Kebakaran, serta steward.
“Personel gabungan totalnya 439, terdiri dari personel Polri, TNI, Satpol PP, Dishub, Damkar, dan dari steward,” kata Eko.
Kapolres menjelaskan, petugas tidak melakukan penyekatan khusus terhadap suporter tim tamu.
Sebagai langkah antisipasi, pengamanan dilakukan dengan mengatur waktu pergerakan suporter untuk mengurangi kemungkinan terjadinya gesekan.
“Tidak ada penyekatan, namun kita hanya membagi waktunya saja untuk mengantisipasi adanya gesekan-gesekan di lapangan. Namun alhamdulillah, sedikit pun tidak ada gesekan,” tuturnya.
Kondisi tersebut diharapkan dapat terus dipertahankan pada pertandingan PSGC berikutnya.
Dengan dukungan suporter yang tertib, pertandingan dapat berlangsung aman dan nyaman bagi pemain maupun penonton.
Laga Sepak Bola Ikut Gerakkan Ekonomi
Selain soal keamanan, pertandingan PSGC juga dinilai memberikan dampak bagi aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar Stadion Galuh.
Keramaian penonton membuat sejumlah pedagang makanan dan minuman mendapat peluang untuk berjualan selama pertandingan berlangsung.
Eko menyebut aktivitas tersebut menjadi salah satu dampak positif dari penyelenggaraan pertandingan sepak bola di Ciamis.
“Pertandingan sepak bola ini mendukung perekonomian. Di sini kita lihat banyak pedagang-pedagang ini yang berdagang, menjual minuman baik makanan, ini sangat terbantu,” ujarnya.
Ia berharap pertandingan sepak bola di Ciamis tidak hanya menjadi ruang bagi masyarakat untuk mendukung tim kebanggaan daerah, tetapi juga dapat ikut menggerakkan aktivitas ekonomi warga.
“Harapannya bisa menghidupkan juga perekonomian masyarakat di Ciamis,” pungkas Eko. (DjN).






