Korlantas Gencarkan Polantas Menyapa dan ETLE untuk Mendorong Kepatuhan Supir

86NEWS.ID – JAKARTA – Korlantas Polri mendorong penguatan kolaborasi dengan perusahaan transportasi dalam meningkatkan keselamatan dan kepatuhan berlalu lintas. Hal ini disampaikan Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. saat menerima manajemen taksi Green SM.

Dalam pertemuan tersebut, Kakorlantas memperkenalkan program “Polantas Menyapa”. Ia menuturkan, di dalam Polantas Menyapa, para pengemudi diberikan edukasi soal keselamatan berlalu lintas.

Bacaan Lainnya

“Di Korlantas itu ada program Polantas Menyapa. Mungkin nanti Pak Pri (Dirkamsel) sama gakkum (Dirgakkum) juga bisa menyapa ke pool-pool sana, kumpulkan sopirnya untuk diberi pengarahan, nanti ada track recordnya para pengemudi itu,” kata Kakorlantas.

Selain edukasi, Korlantas juga terus mengedepankan penegakan hukum berbasis teknologi melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

“Kebijakan kami adalah 95 persen itu ETLE, Pak,” tuturnya.

Ia menambahkan, kemitraan antara Korlantas dan perusahaan transportasi menjadi kunci dalam menciptakan sistem pengawasan yang lebih efektif, khususnya terhadap perilaku pengemudi.

“Jadi kami mengharapkan nanti perusahaan-perusahaan transportasi ini bisa bermitra dengan Korlantas Polri untuk bisa saling mengawasi khususnya adalah pengemudi. Dan yang lain. Jadi di situ ada dua aspek, satu Harkamtibmas. Yang kedua adalah Kamseltibcarlantas, agar supaya tidak terjadi pelanggaran dan kecelakaan,” jelasnya.

Sebagai langkah lanjutan, Korlantas juga membuka peluang pelatihan ulang bagi para pengemudi guna meningkatkan kepatuhan dan disiplin berlalu lintas. Pelatihan tersebut akan difasilitasi melalui Indonesia Safety Driving Center (ISDC).

“Kalau nanti ada kesepakatan untuk dilatih kembali kaitan dengan kepatuhan, terus edukasi tentang kepatuhan berlalu lintas, termasuk ketertiban berlalu lintas, ya nanti kita punya fasilitas ISDC yang nanti akan melatih mungkin 500 orang dulu atau mungkin 100 orang. Atau Bapak menilai driver-driver yang kurang ini disekolahkan lagi,” kata Kakorlantas. (Djn).

Pos terkait