86NEWS.ID – JAKARTA – Polres Metro Jakarta Selatan menggelar acara pisah sambut Kombes Ade Ary Syam Indradi yang digantikan oleh Kombes Ade Rahmat Idnal yang saat ini menjabat sebagai Kapolres Metro Jakarta Selatan. Acara tersebut berlangsung di Mako Polres Metro Jakarta Selatan, Jalan Wijaya I, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (17/1/2023) pagi.
Kombes Ade Ary Syam Indradi juga saat ini mengemban jabatan baru sebagai Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya menggantikan posisi yang sebelumnya di jabat oleh Brigjen Trunojoyo Wisnu Andiko.
Adapun tradisi pelepasan tersebut dihadiri oleh puluhan personel Polres Metro Jakarta Selatan, di antaranya Wakapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Harun dan Kapolsek jajaran serta personel TNI dan beberapa tokoh masyarakat serta ibu-ibu Bhayangkari.
“Akhir dari rangkaian serah terima jabatan Kapolres Metro Jakarta Selatan, judulnya apel penghormatan. Memberikan penghormatan kepada kami dan kami juga memberikan penghormatan kepada rekan-rekan semua, sehingga kami di tempat baru alhamdulillah tidak ada masalah karena dukungan rekan-rekan semua. Jadi kita saling menghormati,” kata Ade Ary dalam sambutannya, Rabu (17/1/2024).
Tak lupa Ade Ary mengucapkan selamat datang kepada Kombes Ade Rahmat Idnal, yang kini mengisi jabatan Kapolres Metro Jakarta Selatan. Ade Ary meyakini Polres Metro Jakarta Selatan akan lebih baik lagi di bawah kepemimpinan Kombes Ade Rahmat Idnal nantinya.
“Saya yakin di bawah kepemimpinan beliau, Polres Metro Jaksel akan lebih baik, dari kecil, dari SD, kami bertetangga. Kami sekolah bareng. Saya tahu beliau sangat baik dan prestasinya juga luar biasa,” ucap Ade Ary.
Kabid Humas mengatakan, Kombes Ade Rahmat Idnal memiliki basic di bidang reserse dan ia pun bukan orang baru di Polda Metro Jaya.
“Secara umum beliau tugas di reserse, tapi tugas di Polda Metro sudah sejak 2005, jadi sangat menguasai. Beliau juga pernah Kapolsek Pamulang tahun 2007 mungkin ya, Bang,” ujar Ade Ary.
Lulusan Akpol 1998 itu juga tak lupa menyampaikan permohonan maafnya kepada personel Polres Metro Jakarta Selatan. Ade Ary berharap tidak ada rasa dendam yang terpendam manakala ia memberikan teguran kepada personel, yang semata-mata karena tanggung jawab moralnya selaku pimpinan.
“Yang kedua, saya menghaturkan permohonan maaf sebagai manusia biasa, ada yang saya tegur dan saya tindak juga secara lisan, tidak ada dendam, semata-mata karena bentuk tanggung jawab moral menjaga rekan-rekan agar selamat, memberikan koreksi dan arahan, tujuannya itu. Apabila ada yang kurang berkenan di hati atas ucapan dan perilaku saya, saya mohon maaf.”
“Perlu kami laporkan, rekan-rekan kita mayoritas baik dibanding yang melanggar. Yang melanggar ini saya anggap karena kurang perhatian, kurang pengawasan, kurang diajak duduk bareng,” sambungnya.
Sebelum berpamitan, Ade Ary menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada seluruh personel Polres Metro Jakarta Selatan. Selama 11 bulan 12 hari menjabat Kapolres Metro Jakarta Selatan, Ade Ary merasa sangat terbantu oleh jajarannya.
“Dan saya bangga dan merasa terhormat pernah menjadi bagian keluarga besar Polres Metro Jakarta Selatan. Selama 11 bulan 12 hari, banyak sekali pelajaran hidup yang saya dapatkan dari rekan-rekan semua, dari masyarakat Jaksel, sehingga kualitas hidup kita lebih baik,” pungkasnya.
Ade Ary dilepas dengan tradisi pedang pora. Personel polisi dan TNI kemudian memangkunya. Ade Ary kemudian bersalaman dan berpelukan dengan personel Polres Metro Jakarta Selatan. Ade Ary tampak berkaca-kaca saat berpisah dengan personel Polres Metro Jaksel. (Djn).






