2 Orang Tewas, Truk Pengangkut Alat Berat Bertabrakan dengan Mobil Pikap di Jalur Puncak Cianjur

86NEWA.ID – CIANJUR – Kecelakaan maut melibatkan kendaraan pengangkut alat berat berupa beko dan mobil pikap terjadi di Jalan Raya Puncak-Cianjur, Desa Cicedil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Kamis (13/8/2026) dini hari. Dua orang tewas dalam kecelakaan tersebut.

Total enam orang menjadi korban. Dua korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, dua orang mengalami luka berat, sedangkan dua korban lainnya menderita luka ringan.

Bacaan Lainnya

Kecelakaan bermula ketika kendaraan pengangkut alat berat melaju dari arah Cipanas menuju Cianjur. Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan tersebut bertabrakan dengan mobil pikap yang melaju dari arah berlawanan, yakni dari Cianjur menuju Puncak-Cipanas.

Benturan keras menyebabkan sejumlah korban terjebak dan terjepit di dalam kendaraan. Petugas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cianjur bersama petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Cianjur kemudian melakukan evakuasi terhadap para korban.

Kanit Gakkum Polres Cianjur Ipda Ahmad Priyo Gunawan mengatakan seluruh korban dan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan maut Puncak Cianjur tersebut telah dievakuasi dari lokasi.

“Dari kejadian tersebut, kami sudah mengevakuasi baik korban maupun kendaraan. Dua dinyatakan meninggal dunia, dua luka berat, dan dua luka ringan,” ujarnya.

Seluruh korban kemudian dibawa ke RSUD Sayang Cianjur untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan informasi dari pihak rumah sakit, dua korban dinyatakan meninggal dunia, sementara empat korban lainnya mengalami luka dengan tingkat berbeda.

Petugas melakukan penanganan di lokasi setelah kecelakaan menyebabkan kendaraan dan alat berat berada di jalur tersebut. Proses evakuasi dilakukan untuk memastikan kondisi lokasi aman sekaligus memulihkan akses lalu lintas.

Kecelakaan yang terjadi di Jalan Raya Puncak-Cianjur tersebut sempat mengganggu arus kendaraan. Petugas masih melakukan proses evakuasi terhadap alat berat yang berada di lokasi kecelakaan.

Hingga Kamis, proses evakuasi alat berat masih dilakukan untuk membuka kembali akses lalu lintas di jalur Puncak-Cianjur yang sempat terganggu akibat kecelakaan.

Petugas perlu mengevakuasi alat berat tersebut sebelum melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara menyeluruh. Kondisi alat berat yang berada di lokasi menjadi salah satu bagian yang harus ditangani dalam proses tersebut.

Priyo mengatakan penyebab pasti kecelakaan di Puncak Cianjur masih dalam tahap penyelidikan. Polisi belum menyimpulkan faktor yang menyebabkan kendaraan pengangkut beko bertabrakan dengan mobil pikap.

“Untuk dugaan awal, kami sedang melaksanakan penyelidikan. Setelah alat berat diangkat, kami akan melaksanakan olah TKP secara utuh untuk menyimpulkan penyebab kecelakaan,” katanya.

Polisi memastikan penyebab kecelakaan belum dapat disimpulkan. Penyidik masih menunggu hasil olah TKP dan proses penyelidikan lebih lanjut.

Olah TKP secara menyeluruh akan dilakukan setelah alat berat berhasil dievakuasi dari lokasi. Dari proses tersebut, polisi akan mengumpulkan informasi dan bukti untuk mengetahui rangkaian kejadian hingga menyebabkan kecelakaan maut tersebut.

Dengan dua korban meninggal dunia, dua luka berat, dan dua luka ringan, kecelakaan maut Jalur Puncak Cianjur menjadi perhatian petugas. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab tabrakan antara kendaraan pengangkut beko dan mobil pikap. (Mel)

Pos terkait