Titik Rawan Bencana di Jalur Utama Cianjur, Dari Puncak hingga Naringgul

86NEWS.ID – CIANJUR – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Cianjur, Jawa Barat, pada petang dan malam hari menuntut kewaspadaan tinggi dari para pengguna jalan.

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cianjur mengingatkan para pengendara untuk ekstra hati-hati, terutama saat melintasi sejumlah titik yang rawan terjadi bencana alam seperti longsor dan pohon tumbang di sepanjang jalur utama.

Bacaan Lainnya

Kasatlantas Polres Cianjur Ajun Komisaris Polisi (AKP) Aang Andi Suhandi memaparkan bahwa selama sepekan terakhir, rentetan bencana alam mulai dari banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang telah melanda jalur utama Cianjur, membentang dari wilayah utara hingga selatan.

Kondisi ini secara langsung mengganggu kelancaran arus transportasi dan membahayakan keselamatan publik.

Dampak nyata dari cuaca ekstrem ini sempat melumpuhkan aktivitas di beberapa kawasan. Salah satunya adalah genangan banjir setinggi paha orang dewasa yang sempat memutus jalur selatan Cianjur, tepatnya di Kecamatan Cibeber.

Akibatnya, antrean kendaraan dari kedua arah sempat memanjang hingga dini hari. Selain banjir, kejadian pohon tumbang di jalur utama juga telah memakan korban jiwa, di mana satu orang pengendara dilaporkan tewas akibat tertimpa batang pohon.

“Cuaca ekstrem yang masih terjadi terutama pada petang hingga malam dapat memicu terjadinya bencana alam, sehingga pengendara yang melintas harus meningkatkan kehati-hatian dan kewaspadaan saat melintas di jalur rawan,” katanya, dilansir dari Antara.

Dia menjelaskan titik rawan terjadinya bencana alam longsor seperti di Jalur Puncak hingga Cugenang termasuk ada beberapa titik rawan banjir akibat saluran air yang tidak berfungsi dengan baik di Jalan Raya Pacet-Cipanas.

Disepanjang jalur Puncak hingga Cugenang, tutur dia terdapat titik rawan pohon tumbang mulai dari Jalan Raya Ciherang-hingga Jalan Raya Cugenang dan titik lainnya terdapat di sepanjang Jalan Raya Bandung-Cianjur.

“Titik rawan bencana  tersebut harus diwaspadai pengendara saat melintas terutama ketika hujan turun deras dengan intensitas tinggi pada petang dan malam hari,” katanya.

Pihaknya bersama dinas terkait di Pemkab Cianjur, menambah papan peringatan beberapa belas meter sebelum lokasi rawan bencana dan rawan terjadi kecelakaan di sepanjang jalur utama Cianjur, agar diwaspadai para pengendara yang melintas.

Sedangkan untuk penanganan cepat ketika terjadi bencana, pihaknya berkoordinasi dengan dinas terkait di Pemkab, Pemprov hingga Pusat agar menepatkan sejumlah alat berat terutama di jalur utama Puncak-Cianjur dan beberapa titik di jalur selatan Cianjur. (Mel).

Pos terkait