86NEWS.ID – JAKARTA – Polres Metro Jakarta Barat mengobrak-abrik kawasan Kampung Boncos, Palmerah, Jakarta Barat. Sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi transaksi dan penyalahgunaan narkoba digerebek petugas.
Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Nasriadi dalam pernyataannya mengatakan,
ratusan personel yang digerakkan menyebar untuk menyusuri gang-gang sempit yang lebarnya cuma sekitar 1,5 meter. Sejumlah rumah, bedeng, hingga kamar indekos yang dicurigai menjadi tempat aktivitas narkotika juga turut digeledah.
Proses pengobrak-abrikan ini dilakukan pada Jumat, 30 Oktober 2026 hari. Dalam proses ini, ditemukan sebuah bedeng kayu yang berada di lahan kosong. Di dalam bedeng, dua pria yang diduga baru mengonsumsi narkotika berjenis sabu ketangkap basah.
“Salah satu kamar berukuran sekitar 2×3 meter menjadi perhatian petugas. Saat didatangi, pendingin ruangan masih dalam keadaan menyala. Cuma penghuni kamar diduga sudah meninggalkan lokasi beberapa saat sebelum kedatangan polisi,” kata Kapolres Nasriadi.
Ditemukan juga sejumlah barang yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika. Di antaranya sejumlah senjata tajam jenis parang dan badik, sisa sabu, ganja, brankas kosong, serta kertas papir.
“Dalam operasi pengobrak-abrikan ini, tiga orang yang berasal dari sejumlah daerah, yakni Surabaya, Jawa Timur, kawasan Slipi Palmerah, dan Aceh kita bekap” ujarnya lagi.
Penyidik Polres Metro Jakarta Barat masih melakukan pendalaman untuk mengetahui peran masing-masing ketiganya. Termasuk kemungkinan keterlibatan mereka dalam jaringan peredaran narkoba.
“Kami akan kembangkan. Apakah mereka bagian dari jaringan, sebagai bandar, pengedar atau hanya sebagai pengguna saja,” jelas Kapolres Nasriadi.
Setelah mengobrak-abrik kawasan Boncos, Kapolres Nasriadi juga akan memastikan di lokasi tersebut tak digunakan lagi untuk aktivitas peredaran dan konsumsi narkoba. Dia juga meminta jajarannya untuk melakukan pengawasan secara berkala.
“Siapa pun yang kembali membangun bedeng, berarti mereka bagian dari bandar narkoba. Saya minta Pak Kapolsek, Pak Kasat Narkoba untuk tangkap mereka,” tegasnya. (DjN).






