86NEWS.ID – JAKARTA – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri membatalkan pelaksanaan Operasi Patuh 2026 yang sebelumnya direncanakan berlangsung pada Juni lalu. Pembatalan tersebut tertuang dalam Surat Telegram No:STR/2414/IX/OPS.1.3/2026.
Dan, Nota dinas korlantas Polri no: B/ND – 36/VIII /OPS.1.3./2026/Korlantas KMA tgl 31 Agustus 2026 Perihal pembatalan pelaks ops patuh- 2026 .
TR tersebut dikeluarkan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan ditandatangani oleh Asisten Operasi (Astamaops) Polri, Irjen Pol Roycke Harry Langie pada 15 September 2026.
Pembatalan Operasi Patuh 2026 diduga dikarenakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) sedang kurang kondusif.
“Sehub dgn ref di atas, bersama ini disampaikan kpd KA, mendasari perkembangan sitkamtibmas secara nasional, hasil anev sitkamtibmas dan kirka intelejen terdapat kondisi yg berpotensi menimbulkan kerawanan apabila dilaks giat kepolisian yg bersifat Ops Gakkum secara masif dan serentak,” tulis TR Kapolri yang dilihat Wartawan, Rabu (16/9/26).
“Khususnya giat yg berinteraksi langsung antara petugas dgn masy serta mengedepankan prinsip kehati-hatian, skala prioritas, efektif pelaks Ops dan Harkamtibmas, maka pelaks Ops Patuh -2026 DIBATALKAN ulangi DIBATALKAN,” jelasnya.
Sebelumnya, Korlantas Polri menunda pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026 karena dinilai masih terlalu jauh dari agenda pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri, Brigjen Pol Agus Suryo Nugroho, mengatakan Operasi Patuh merupakan bagian dari operasi kepolisian yang bertujuan meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas.
Menurutnya, Operasi Patuh bersama Operasi Zebra merupakan rangkaian operasi cipta kondisi yang biasanya digelar menjelang pelaksanaan pengamanan Nataru.
“Jadi, jarak yang masih jauh, sehingga Operasi Patuh mungkin dilaksanakan setelah mendekati kegiatan Nataru,” kata Brigjen Agus dalam keterangannya, Senin (8/6).
Korlantas Polri sempat mensosialisasikan rencana pelaksanaan Operasi Patuh 2026 pada 8 hingga 21 Juni. Namun, jadwal tersebut akhirnya ditunda setelah dilakukan kajian lebih lanjut.
Lebih lanjut, Agus mengatakan jadwal baru Operasi Patuh maupun Operasi Zebra masih menunggu hasil evaluasi lanjutan serta arahan dari pimpinan Polri. Korlantas juga akan berkoordinasi dengan Asisten Operasi (Astamaops) Polri sebelum menetapkan waktu pelaksanaan.
Penundaan tersebut berlaku secara nasional di seluruh wilayah Indonesia. Korlantas memperkirakan Operasi Patuh dapat dilaksanakan setelah peringatan Hari Bhayangkara atau beberapa waktu sesudahnya, dengan tetap menyesuaikan kebutuhan pengamanan menjelang Nataru. (DjN).






