Satlantas Polres Sukabumi Kota Soroti Pengendara Tanpa Helm SNI di Operasi Patuh Lodaya 2026

86NEWS.ID – SUKABUMI – Satlantas Polres Sukabumi Kota masih menemukan pengendara speda motor yang melanggar dalam Operasi Patuh Lodaya 2026

Masih ditemukannya pengendara sepeda motor yang mengabaikan penggunaan helm berstandar SNI menjadi perhatian Satlantas Polres Sukabumi Kota dalam Operasi Patuh Lodaya 2026. Tak hanya mengedepankan penindakan, petugas juga turun langsung memberikan edukasi guna membangun kesadaran masyarakat bahwa keselamatan berkendara harus menjadi prioritas.

Bacaan Lainnya

Kebiasaan tersebut, dinilai berisiko tinggi karena helm merupakan perlengkapan keselamatan utama untuk melindungi kepala ketika terjadi kecelakaan.

Dalam pelaksanaannya, personel Satlantas Polres Sukabumi Kota memberikan teguran sekaligus imbauan secara langsung kepada pengendara yang kedapatan tidak menggunakan helm sesuai standar.

Pendekatan tersebut dilakukan agar masyarakat tidak sekadar takut terhadap sanksi, tetapi memahami pentingnya keselamatan saat berada di jalan raya.

Kasat Lantas Polres Sukabumi Kota, AKP Ridwan Sandhy Maulana mengatakan, Operasi Patuh Lodaya 2026 lebih mengedepankan langkah preemtif dan preventif melalui edukasi serta pendekatan humanis kepada masyarakat.

“Melalui operasi ini, kami tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga mengedepankan edukasi dan imbauan kepada masyarakat. Harapannya, tumbuh kesadaran dari setiap pengendara untuk lebih disiplin dan mengutamakan keselamatan saat berkendara,” kata Ridwan kepada wartawan, (3/11/2026).

Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas harus tumbuh dari kesadaran masing-masing pengguna jalan. Sebab, keselamatan bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas kepolisian, melainkan kewajiban seluruh masyarakat yang menggunakan fasilitas jalan raya.

“Kami mengingatkan pengendara agar tidak menganggap penggunaan helm sebagai formalitas untuk menghindari pemeriksaan polisi. Lebih dari itu, helm berstandar SNI merupakan perlindungan penting yang dapat mengurangi risiko cedera serius ketika pengendara mengalami kecelakaan,” ucapnya.

Selain penggunaan helm, masyarakat juga diminta memastikan kelengkapan kendaraan sebelum bepergian, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta menjaga perilaku berkendara agar tidak membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Melalui Operasi Patuh Lodaya 2026, Satlantas Polres Sukabumi Kota ingin membangun budaya tertib berlalu lintas yang tidak hanya berlangsung selama operasi, tetapi menjadi kebiasaan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.

“Hal ini juga menjadi bagian dari upaya menekan angka pelanggaran dan potensi kecelakaan lalu lintas. Sebab, satu kebiasaan sederhana seperti menggunakan helm SNI dapat menjadi pembeda antara keselamatan dan risiko fatal di jalan raya,” tutupnya. (DjN).

Pos terkait