86NEWS.ID – KARAWANG – Tongkat Komando Kepolisian Resor Kota (Polresta) Karawang, Jawa Barat kini diamanahkan kepada Kombes Pol Mario Prahatinto. Ia dipercaya pertama kali sebagai Kapolresta Karawang setelah status Polres Karawang resmi meningkat menjadi Polresta.
Prosesi serah terima jabatan dari AKBP Fiki Novian Ardiansyah kepada Perwira menengah Polri ini, Kombes Pol Mario, dipimpin Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto, Senin (27/7/2026).
Sesosok Mario Prahatinto bukanlah perwira yang baru mengenal dunia kewilayahan. Kariernya telah melewati berbagai fungsi kepolisian, mulai dari lalu lintas, pelayanan masyarakat, pendidikan, sumber daya manusia, Propam, teknologi informasi hingga memimpin kepolisian resor.
Pria kelahiran Palembang, 19 Maret 1983 telah mengukir rekam jejak karirnya, dimulai dari Banyuasin. Mario merupakan alumni Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 2004, Detasemen Tatag Trawang Tungga.
Langkah awal pengabdiannya di wilayah Polda Sumatera Selatan, sebagai Pama Polres Banyuasin dan kemudian menjalani sejumlah tugas di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).
Dari fungsi pelayanan, perjalanan Mario berlanjut ke Satuan Lalu Lintas. Ia pernah menempati posisi Kaurbinnopsnal Satlantas Polres Banyuasin, Unit Regident hingga Kanit Regident Satlantas Polres Banyuasin.
Pengalaman tersebut berlanjut di lingkungan Polrestabes Palembang. Mario kembali menangani fungsi Regident sebelum dipercaya menjadi Kasatlantas Polres Ogan Komering Ilir.
Rangkaian penugasan tersebut menjadi bagian awal perjalanan panjang Mario dalam memahami tugas kepolisian dari sisi pelayanan sekaligus penegakan hukum di lapangan. Kemudian jejak karirnya masuk ke wilayah provinsi Jawa Timur.
Setelah menjalani pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) dan menyelesaikan pendidikan pada 2013, Mario memasuki fase baru kariernya di Jawa Timur.
Setelah menjalani pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) dan menyelesaikan pendidikan pada 2013, Mario memasuki fase baru kariernya di Jawa Timur.
Ia pernah dipercaya sebagai Gadik Muda SPN Polda Jatim, sebelum kembali ke fungsi operasional sebagai Kasatlantas Polres Blitar dan kemudian Kasatlantas Polres Jember.
Namun perjalanan kariernya tidak berhenti pada fungsi lalu lintas. Selanjutnya Mario dipercaya menduduki sejumlah jabatan di bidang sumber daya manusia Polda Jawa Timur. Ia pernah menjadi Kasubbagseleksi Bagdalpers Ro SDM dan Kasubbagdiapers Bagdalpers Ro SDM Polda Jatim.
Pengalaman tersebut berlanjut ketika ia dipercaya menjadi Wakapolres Pasuruan Kota.
Setelah pengalaman kewilayahan, pendidikan dan sumber daya manusia, Mario kemudian mendapat penugasan di bidang pengawasan internal. Ia tercatat pernah menjadi Kaurlitpers Subbidpaminal Bidpropam Polda Jatim dan Analis Kebijakan Pertama Bidpropam Polda Jatim.
Kariernya kemudian berlanjut ke Mabes Polri melalui penugasan di Divisi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Polri.
Di lingkungan Div TIK Polri, Mario pernah menjabat Kasubbagsarpras Bagduknis Rotekinfo serta Kasubbagrenprogar Bagrenmin Div TIK Polri.
Dari berbagai bidang tersebut, terlihat bahwa pengalaman Mario tidak hanya dibangun dari satu fungsi. Ia pernah berada digaris pelayanan masyarakat, lalu lintas, pendidikan, sumber daya manusia, pengawasan internal hingga teknologi informasi.
Babak penting dalam perjalanan Mario terjadi pada Desember 2023 ketika ia dipercaya menjadi Kapolres Bojonegoro. dalam memimpin institusi kepolisian di tingkat kewilayahan.
Selamaa sekitar 20 bulan memimpin Polres Bojonegoro, nama Mario cukup lekat dengan pendekatan keamanan yang mengedepankan kehadiran polisi di tengah masyarakat.
Salah satu program yang menjadi ciri khas kepemimpinannya adalah “Birukan Bojonegoro”, yang mampu menekan angka kriminal di wilayah hukum Bojonegoro.
Program tersebut diwujudkan melalui patroli kepolisian selama 24 jam dengan kendaraan dinas yang menyalakan lampu rotator pada pagi, siang dan malam hari. Hal ini bukan semata-mata menunjukkan keberadaan polisi, tetapi juga membangun rasa aman sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Pendekatan tersebut kemudian berkembang menjadi program yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Program Birukan Bojonegoro bahkan menjadi wakil Polda Jawa Timur dalam ajang Kompolnas Award 2024. Selain program patroli, inovasi lain seperti Matur Pak Kapolres dan peran Bhabinkamtibmas dalam menyelesaikan persoalan masyarakat juga menjadi bagian dari inovasi yang mendapat perhatian.
Label humanis yang melekat pada Mario bukan hanya terlihat dari cara berkomunikasi dengan masyarakat, tetapi juga dari sejumlah program yang dikembangkan ketika memimpin Bojonegoro.
Dalam program Birukan Bojonegoro, berhasil menunjukkan kehadiran polisi tidak hanya ditempatkan sebagai instrumen penindakan. Patroli dibangun sebagai langkah preventif untuk menciptakan rasa aman sekaligus memperkuat kedekatan antara polisi dan masyarakat.
Bahkan, pendekatan tersebut dikemas melalui inovasi yang cukup berbeda. Polres Bojonegoro meluncurkan lagu bertajuk “Birukan Bojonegoro” sebagai bagian dari upaya membangun kedekatan dengan masyarakat.
Tidak berhenti di sana, aplikasi Matur Pak Kapolres, program Birukan Bojonegoro dan jingle lagu Birukan Bojonegoro kemudian memperoleh sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
Bagi Mario, inovasi tersebut diharapkan tetap bisa berjalan dan memberi manfaat meski terjadi pergantian pimpinan. Artinya, pendekatan yang dibangun tidak hanya bertumpu pada sosok pimpinan, tetapi diarahkan menjadi sistem dan program yang dapat diteruskan institusi.
Keberhasilnnya terbukti pada 2024, Polres Bojonegoro memperoleh penghargaan pelayanan publik dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) dalam kategori pelayanan prima berdasarkan hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggara Pelayanan Publik (PEKPPP) Nasional tahun 2023.
Penghargaan lain datang pada 2025, Polres Bojonegoro meraih dua penghargaan sekaligus. Pertama, penghargaan dari Kementerian PANRB sebagai Penyelenggara Pelayanan Publik Ramah Kelompok Rentan Terbaik Tahun 2024.
Kedua, penghargaan dari Kapolri dalam kategori Pelayanan Prima, berdasarkan hasil penilaian dan evaluasi kinerja penyelenggara pelayanan publik.
Capaian tersebut memperlihatkan bahwa perhatian Mario selama memimpin Bojonegoro tidak hanya berada pada aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga menyentuh kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Penghargaan juga datang dari detikJatim Awards 2024. Mario menerima Anugerah Figur Akselerator Kemajuan kategori Penggerak Keamanan Kolaboratif. Penghargaan itu diberikan atas kontribusinya dalam membangun sinergi keamanan melalui program Birukan Bojonegoro.
Mario mengatakan bahwa ketika itu ia menyebut penghargaan tersebut sebagai hasil kerja bersama dengan dukungan berbagai pemangku kepentingan, tokoh agama dan masyarakat.
Setelah menyelesaikan masa tugasnya sebagai Kapolres Bojonegoro, Mario kembali menjalani penugasan di lingkungan Mabes Polri.
Sebelum dipercaya menjadi Kapolresta Karawang, ia tercatat menjabat sebagai Psikolog Kepolisian Madya Tingkat III di SSDM Polri. Posisi tersebut menjadi salah satu pengalaman terbaru Mario sebelum kembali dipercaya memimpin satuan kewilayahan.
Kini, pengalaman dari berbagai lini tersebut dibawa ke Karawang. Polresta Karawang memberikan tantangan yang berbeda. Wilayah ini merupakan salah satu pusat industri penting di Indonesia. Aktivitas kawasan industri, investasi, mobilitas pekerja, pertumbuhan penduduk hingga lalu lintas kendaraan menghadirkan kompleksitas tersendiri bagi kepolisian
Kondisi tersebut menjadi salah satu latar belakang peningkatan status Polres Karawang menjadi Polresta. Perubahan tipologi itu secara resmi dikukuhkan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto pada 27 Juli 2026. Mario kemudian dipercaya mengisi posisi yang sebelumnya belum pernah ada yakni Kapolresta Karawang.
Amanah tugas saat ini diemban dipundak Mario memiliki dua sisi sekaligus. Wilayah Kerawang dengan karakteristik sosial dan ekonomi yang terus berkembang. Sisi lain, ia menjadi pejabat pertama yang harus membangun fondasi kepemimpinan Polresta Karawang setelah perubahan status organisasi tersebut.
Dengan berbekal segudang pengalaman tersebut, Kombes Pol Mario Prahatinto bukan hanya datang sebagai Kapolresta Karawang yang baru. Ia datang sebagai perwira yang mencatat sejarah sebagai Kapolresta Karawang pertama, dengan rekam jejak kepemimpinan yang sebelumnya dibangun melalui pelayanan, inovasi dan pendekatan keamanan yang mengedepankan kehadiran polisi di tengah masyarakat. (Mel)






