86NEWS.ID – CIREBON – Ketua TIM Transisi Reformasi Pelayanan Publik Irjen Pol Drs Agus Agus Suryonugroho berencana melakukan reformasi dan transformasi total pelayanan publik di bidang lalu lintas
Hal ini dilakukan guna mendorong terwujudnya pelayanan publik yang cepat, transparan, dan bebas pungli melalui program lompatan revitalisasi digital. Langkah ini menjadi bukti nyata keseriusan Polri dalam mengakselerasi pelayanan berbasis teknologi yang mudah diakses masyarakat.
Menyambut arahan Kakorlantas Polri tersebut, Kasat Lantas Polresta Cirebon Kompol Mangku Anom Sutresno, S.H., S.I.K., M.H, menyatakan komitmennya dalam memberikan pelayanan yang terbaik dan mudah bagi semua masyarakat Kabupaten Cirebon.
Komitmen tersebut dibuktikan dengan merealisasikan program inovatif yakni SIMKAR, Green Service dan SIM Keliling.
Menurut Kompol Mangku Anom, sejak dua minggu terakhir, Satlantas Polresta Cirebon telah mengintensifkan pelayanan publik di bidang administrasi SIM, mulai dari SIMKAR (SIM Karyawan), Green Service, hingga SIM Keliling yang diperbanyak jumlah titiknya demi untuk menjangkau warga di Kabupaten Cirebon.
Dia katakan, Program SIMKAR menjadi program yang paling banyak mendapat respons positif dari masyarakat. Dalam dua pekan terakhir, layanan ini dilaksanakan langsung di lingkungan pabrik, termasuk di PT Long Rich Indonesia, Kalibuntu, Pabedilan, serta PT Samudera Luas Paramacitra, Astanajapura.
Melalui program SIMKAR, karyawan dapat memperpanjang SIM jenis A maupun C tanpa harus meninggalkan jam kerja.
Kompol Mangku Anom menegaskan, pelayanan SIM jemput bola ini memang dirancang untuk memudahkan masyarakat yang sibuk dalam bekerja.
“SIMKAR kami hadirkan untuk menjawab kebutuhan para pekerja. Banyak karyawan yang kesulitan mengurus perpanjangan SIM karena tak memiliki waktu luang. Dengan layanan ini, mereka bisa mengurus SIM langsung di lokasi pabrik tanpa mengganggu aktivitas produksi,” ujar Kompol Mangku Anom baru-baru ini.
Selain SIMKAR, Polresta Cirebon juga kembali mengaktifkan program Green Service, yaitu pelayanan pembuatan SIM dan SKCK dengan metode penukaran sampah daur ulang. Program ini mendapat apresiasi karena menggabungkan pelayanan kepolisian dengan edukasi lingkungan.
“Green Service adalah upaya kami untuk mengajak masyarakat peduli lingkungan sekaligus membantu mereka yang terkendala biaya. Sampah yang disetor akan dikonversi melalui kerja sama dengan bank sampah. Ini inovasi yang kami jalankan secara berkelanjutan,”jelas Kompol Mangku Anom.
Sementara itu, pelayanan SIM Keliling dalam sepekan terakhir juga berjalan di beberapa titik wilayah Cirebon, seperti Sumber, Weru, Dukupuntang, Plered, hingga Palimanan. Layanan tersebut difokuskan pada perpanjangan SIM A dan C yang masih berlaku.
“SIM Keliling tetap kami jalankan setiap pekan dengan lokasi yang digilir. Ini penting agar masyarakat di wilayah pinggiran tetap bisa mendapat akses pelayanan secara cepat dan mudah,” ujarnya.
Kompol Mangku Anom memastikan bahwa seluruh program pelayanan SIM ini akan terus diperluas guna memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan dekat dengan masyarakat.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik. Silakan manfaatkan SIMKAR, Green Service, maupun SIM Keliling. Semua kami hadirkan demi untuk melayani semua masyarakat Kabupaten Cirebon, dengan mudah dan nyaman,” pungkasnya. (Djn).






