Polres Tasikmalaya Utamakan lSosialisasi Sebelum Penindakan, ETLE Resmi Hadir di Tasikmalaya

86NEWS.ID – TASIKMALAYA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya, Jawa Barat, resmi menyerahkan hibah perangkat Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) kepada Polres Tasikmalaya. Langkah ini menandai dimulainya era baru penegakan hukum lalu lintas berbasis digital di wilayah hukum Kabupaten Tasikmalaya.

Kapolres Tasikmalaya, AKBP Wahyu Pristha Utama mengungkapkan, bahwa kehadiran teknologi ETLE merupakan terobosan krusial dalam mengikuti perkembangan zaman. Menurutnya, inovasi ini memungkinkan kepolisian melakukan pengawasan dan penindakan, tanpa harus mengandalkan kehadiran fisik petugas di lapangan secara terus-menerus.

Bacaan Lainnya

“Ini adalah bentuk kreativitas dan dukungan luar biasa dari Pemerintah Daerah untuk Kabupaten Tasikmalaya. Melalui ETLE, penegakan hukum dilakukan menggunakan kamera elektronik, sehingga meminimalisir penilangan manual,” ungkapnya Sabtu (14/3/2026).

Ia menegaskan, tujuan utama pengoperasian alat canggih ini bukan semata-mata untuk memperbanyak penindakan, melainkan untuk membangun kesadaran mandiri masyarakat dalam berlalu lintas. Targetnya, warga tertib aturan bukan karena takut kepada petugas, melainkan tumbuh dari kesadaran pribadi demi keselamatan bersama.

Sebagai tahap awal, perangkat kamera pengawas digital ini telah terpasang di lokasi strategis. Pemasangan tersebut tepatnya di kawasan Badak Paeh, Jalan Raya Singaparna. Meski perangkat sudah tersedia, pihak kepolisian memastikan tidak akan langsung menerapkan denda tilang secara mendadak.

Kasat Lantas Polres Tasikmalaya, AKP Didit Permadi menjelaskan, bahwa pihaknya akan melakukan sosialisasi secara masif terlebih dahulu agar masyarakat tidak terkejut dengan perubahan sistem ini. Operasional penuh terkait fungsi penilangan masih menunggu instruksi lebih lanjut dari Korlantas Polri.

“Kami ingin masyarakat teredukasi terlebih dahulu. Kedepannya, titik pemasangan akan kami tambah dengan memprioritaskan area trouble spot dan black spot atau lokasi yang rawan pelanggaran serta kecelakaan,” jelasnya.

Sementara itu, Pj Sekda Kabupaten Tasikmalaya, Roni Ahmad Sahroni mengatakan, bahwa hibah ETLE ini merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dengan kepolisian. Ia menilai transformasi digital dalam pengawasan lalu lintas adalah sebuah keharusan di masa sekarang. (Djn).

Pos terkait