Polres Pangandaran Terjunkan 500 Personel dan Tim Jibom Dikerahkan Demi Keamanan Wisatawan

86NEWS.ID – PANGANDARAN – Menjelang puncak libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Kepolisian Resor (Polres) Pangandaran memastikan wilayah hukumnya dalam kondisi siaga satu.

Melalui Operasi Lilin Lodaya 2025, ratusan personel gabungan diterjunkan untuk mengawal kenyamanan ibadah sekaligus arus wisata di destinasi pantai primadona Jawa Barat ini.

Bacaan Lainnya

Operasi pengamanan berskala besar ini resmi dimulai sejak 19 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026 mendatang.

Strategi Pengamanan: 21 Pos Strategis & Patroli 24 Jam

Kapolres Pangandaran, AKBP Andri Kurniawan, mengungkapkan bahwa sedikitnya 500 personel dari unsur Polri, TNI, serta Pemerintah Kabupaten Pangandaran telah bersiaga di lapangan.

Strategi pengamanan dibagi ke dalam 21 titik pos yang tersebar secara masif di seluruh wilayah kabupaten.

Titik-titik tersebut mencakup:

Pos Terpadu: Pusat kendali koordinasi antarinstansi.

Pos Pelayanan: Melayani kebutuhan darurat dan informasi wisatawan.

Pos Wisata: Penjagaan ketat di sepanjang bibir pantai dan objek vital lainnya.

Petugas akan bersiaga secara bergantian dalam sistem shift 24 jam penuh. Kami ingin memastikan pelayanan tetap maksimal tanpa jeda,” ujar AKBP Andri kepada awak media, Selasa 23 Desember 2025.

Sterilisasi Gereja dan Penggunaan Tim Jibom

Selain fokus pada arus wisata, Polres Pangandaran juga memberikan perhatian khusus pada kekhusyukan ibadah Natal.

Setidaknya 7 gereja di wilayah Pangandaran akan mendapatkan pengamanan ekstra. Bahkan, pihak kepolisian akan mengerahkan Tim Penjinak Bom (Jibom) untuk melakukan sterilisasi area guna menjamin keamanan jemaat.

Aturan Pesta Kembang Api dan Evaluasi Harian

Terkait perayaan malam pergantian tahun, pihak kepolisian tidak melarang adanya pesta kembang api.

Namun, Kapolres menegaskan bahwa segala bentuk perayaan tersebut harus memenuhi persyaratan izin dan keamanan yang berlaku.

Guna memastikan kondisi di lapangan tetap terkendali, Polres Pangandaran berkomitmen melakukan evaluasi harian di setiap objek wisata.

“Kami akan mengecek situasi setiap hari dan melakukan evaluasi cepat agar kelancaran di Pantai Pangandaran tetap terjaga,” pungkasnya. (Djn).

Pos terkait