86NEWS.ID – BANJAR – Polres Banjar Polda Jawa Barat menggelar Apel Kebangsaan ‘Jaga Rawat Jawa Barat’ di Kota Banjar pada hari Jumat 14 Agustus 2026 lalu
Acara ini dilanjutkan dengan pelepasan patroli gabungan tiga pilar serta penyerahan bantuan jaminan sosial bagi para pengemudi ojek online (ojol) di Halaman Mapolres Banjar
Kegiatan ini melibatkan sekitar 400 peserta dari berbagai unsur mulai dari TNI, Polri, Pemerintah Kota Banjar, hingga elemen masyarakat.
Apel kebangsaan ini menjadi wujud nyata komitmen daerah dalam menindaklanjuti empat program prioritas Kapolda Jawa Barat, yaitu adaptif, responsif, kolaboratif, dan solutif.
Kapolres Banjar, AKBP Didi Dewantoro, menjelaskan bahwa apel kebangsaan ini bertujuan merawat kebhinekaan serta memperkuat pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di wilayah Kota Banjar khususnya, dan Jawa Barat pada umumnya.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Kota Banjar bersama elemen TNI, Polri, dan pemerintah daerah untuk merawat Kota Banjar secara bersama-sama. Targetnya jelas, terciptanya situasi yang aman dan kondusif sehingga kesejahteraan masyarakat juga dapat meningkat,” ujar AKBP Didi Dewantoro.
Patroli Tiga Pilar dan Perhatian Bagi Pengemudi Ojol
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Polres Banjar melepas patroli gabungan skala besar yang melibatkan tiga pilar tingkat desa/kelurahan, yakni Bhabinkamtibmas, Babinsa, Linmas, serta para kepala desa/lurah.
Patroli ini merupakan bentuk kesinambungan dari sinergitas yang selama ini telah terbangun hingga tingkat tapak. Tak hanya fokus pada aspek keamanan, agenda tersebut juga diwarnai dengan aksi kepedulian sosial.
Pihak kepolisian bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan dan PT Pos Indonesia Kota Banjar untuk memberikan jaminan perlindungan kerja bagi para pengemudi ojol.
Secara simbolis, kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan diserahkan kepada perwakilan pengemudi ojol, disertai pembagian paket sembako dan servis oli motor.
“Risiko pekerjaan rekan-rekan ojol di jalan cukup besar. Oleh karena itu, kita berikan fasilitasi penjaminan keselamatan dan kesehatan agar mereka dapat bekerja dengan merasa aman dan tertib. Untuk tahap awal pendaftaran ini kita gratiskan,” tutur Kapolres.
Menanggapi jumlah pengemudi ojol di Kota Banjar yang mencapai lebih dari 300 orang, Kapolres optimistis seluruhnya akan terfasilitasi secara bertahap melalui pendataan dari ketua komunitas ojol setempat.
Prosedur ini juga berkolaborasi dengan pihak terkait seperti HDCI Ciamis dan Satlantas Polres Banjar.
Pesan Keselamatan Berlalulintas
Mengakhiri keterangannya, AKBP Didi Dewantoro berpesan kepada seluruh pengemudi ojol agar terus mengedepankan keselamatan dan ketertiban saat beraktivitas di jalan raya.
“Jaga dan rawat Jawa Barat mulai dari diri sendiri. Dengan menjaga keselamatan diri sendiri saat berlalulintas, berarti rekan-rekan juga sedang menjaga serta melindungi keluarga di rumah,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Walikota Banjar, Dandim 0613 Ciamis, Ketua DPRD Kota Banjar, perwakilan Kejaksaan Negeri, Kementerian Agama, Kalapas, serta pimpinan instansi terkait lainnya. (Mel).






