86NEWS.ID – GARUT – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Garut Polda Jawa Barat tak ingin sekadar hadir di jalan raya. Satuan ini kini bertransformasi menjadi garda terdepan dalam pelayanan publik yang bersih, modern, dan terpercaya
Dari pengurusan SIM hingga pengaturan lalu lintas, Satlantas Polres Garut berbenah total. Pelayanan ditingkatkan, teknologi mulai diterapkan, dan integritas menjadi komitmen utama.
“Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan pelayanan yang profesional, bebas pungli, dan mudah diakses,” ujar Kasat Lantas Polres Garut Iptu Aang Andi Suhandi kepada 86news.id. Kamis (11/12/2025).
Dalam kesempatan itu, Iptu Aang juga mengingatkan masyarakat untuk tidak tergoda dengan iming-iming pengurusan SIM cepat lewat calo. Ia menegaskan, praktik semacam itu tidak akan ditoleransi.
“Kalau ada yang meminta uang lebih untuk pengurusan SIM, bisa dipastikan itu bukan dari kami. Urus langsung di Satpas, semua kami layani dengan adil dan transparan,” tegasnya.
Tak hanya mengandalkan niat baik, Satlantas Polres Garut juga mendorong peningkatan kompetensi anggotanya melalui pelatihan rutin. Di saat yang sama, berbagai inovasi berbasis teknologi mulai diterapkan demi mempercepat proses dan mengurangi potensi penyalahgunaan wewenang.
“Kami manfaatkan teknologi untuk mempercepat layanan dan menekan celah penyimpangan. Mulai dari sistem antrean digital, hingga pengawasan lalu lintas berbasis kamera,” tambahnya.
Di jalanan, personel Satlantas Polres Garut kini hadir lebih aktif. Mereka ditempatkan di titik-titik rawan kemacetan maupun kecelakaan, sekaligus membawa misi edukatif dengan memasang rambu dan spanduk keselamatan.
“Kami tak hanya mengatur lalu lintas, tapi juga mengedukasi. Di area rawan kecelakaan, sudah kami pasang tanda dan peringatan agar masyarakat lebih waspada,” jelas Aang.
Dalam penanganan kecelakaan lalu lintas, Satlantas Polres Garut juga menjamin proses yang lebih manusiawi. Jika terjadi korban meninggal dunia, pengurusan klaim asuransi oleh Jasa Raharja dilakukan langsung ke rekening ahli waris, tanpa birokrasi berbelit.
“Korban atau keluarga tidak perlu bingung. Semua kami bantu urus dengan cepat dan sesuai aturan,” ujar Aang.
Upaya ini menjadi bagian dari misi Polres Garut untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian, melalui layanan yang berintegritas, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Kami akan terus bergerak. Pelayanan harus dirasakan, bukan dijanjikan,” tutup Aang.






