Nobar Berakhir, Pengamanan Berlanju dan Polisi Pastikan Jalur Purwakarta Tetap Aman

86NEWS.ID – PURWAKARTA – Berakhirnya pertandingan bukan berarti pengamanan ikut berhenti. Ketika ribuan mata meninggalkan layar dan mulai bergerak pulang, justru pada saat itulah kepolisian memastikan arus masyarakat tetap aman, tertib dan kondusif.

Hal tersebut dilakukan Polres Purwakarta setelah kegiatan nonton bareng (nobar) Persija vs Persib, Minggu (20/9/2026) malam. Sekitar pukul 21.00 WIB, Sipropam Polres Purwakarta melaksanakan pengecekan personel yang bertugas dalam pengamanan jalur pasca bubaran nobar.

Bacaan Lainnya

Pengecekan berlangsung di Pos 4A kawasan Bank BJB Purwakarta hingga sekitar jalur Pasar Jumaah, dipimpin Piket Pamapta Ipda Bugi Lesmana didampingi Kanit Turjawali Ipda Heri Susanto.

Sementara itu, pengamanan jalur melibatkan personel Sat Lantas, Sat Samapta dan Sipropam Polres Purwakarta. Kehadiran petugas diarahkan untuk mengantisipasi kepadatan arus kendaraan, kerumunan masyarakat maupun potensi gangguan keamanan setelah kegiatan berakhir.

Bagi masyarakat, situasi setelah pertandingan merupakan waktu yang perlu mendapat perhatian. Euforia kemenangan maupun kekecewaan atas hasil pertandingan seharusnya tidak dibawa ke jalan dalam bentuk konvoi berlebihan, saling provokasi, kebut-kebutan atau tindakan lain yang dapat membahayakan pengguna jalan.

Pengecekan Sipropam juga menjadi bagian dari pengawasan internal untuk memastikan personel yang telah ditugaskan tetap berada di titik pengamanan serta melaksanakan tugas sesuai arahan.

Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam, melalui Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini, mengatakan pengamanan kegiatan masyarakat harus dilakukan secara menyeluruh, termasuk setelah acara selesai.

“Ketika kegiatan berakhir, masyarakat mulai bergerak pulang dan pada saat itu keamanan tetap harus dipastikan. Personel ditempatkan di jalur-jalur tertentu untuk mengantisipasi kepadatan dan potensi gangguan, sehingga masyarakat dapat kembali ke rumah dengan aman,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat menjaga sportivitas dalam mendukung tim sepak bola kesayangan. Perbedaan pilihan klub merupakan bagian dari olahraga dan tidak seharusnya berubah menjadi permusuhan di tengah masyarakat.

“Jadikan pertandingan sebagai hiburan dan ajang sportivitas. Jangan sampai euforia berlebihan menimbulkan keributan, mengganggu pengguna jalan atau merugikan orang lain. Setelah nobar, mari pulang dengan tertib dan tetap menghormati sesama,” ungkapnya.

Polres Purwakarta mengingatkan masyarakat untuk berkendara dengan tertib, menggunakan helm bagi pengendara sepeda motor, tidak berboncengan melebihi kapasitas, tidak melakukan konvoi yang mengganggu lalu lintas, serta tidak membawa benda yang dapat membahayakan orang lain.

Masyarakat juga diminta segera melapor apabila menemukan kerumunan yang berpotensi menimbulkan keributan atau gangguan keamanan. Bantuan kepolisian dapat diakses melalui Layanan Polri 110.

Pengamanan pasca nobar tersebut menjadi bagian dari komitmen Polres Purwakarta untuk memastikan kegiatan masyarakat berlangsung aman dari awal hingga seluruh rangkaian berakhir. (DjN).

Pos terkait