Kontribusi Lahan Seluas 22 Hektar, Kapolres Tasikmalaya: “Kami Sangat Optimis Mencapai Target Swasembada Pangan Nasional”

86NEWS.ID – TASIKMALAYA – Kepolisian Resor (Polres) Tasikmalaya mengonversi puluhan hektare lahan di wilayah hukumnya menjadi kawasan produktif melalui aksi penanaman jagung secara serentak. Langkah ini merupakan aksi nyata Polri dalam mengawal program swasembada pangan nasional tahun 2026.

Dipusatkan di Kampung Cempaka, Desa Janggala, Kecamatan Sukaraja, kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan masif yang digelorakan Polda Jawa Barat untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di sektor pertanian.

Bacaan Lainnya

Kapolres Tasikmalaya, AKBP Wahyu Pristha Utama, menegaskan bahwa kepolisian telah menginstruksikan seluruh jajaran Polsek untuk memaksimalkan potensi lahan di wilayah masing-masing.

Secara teknis, Polri mengelola lahan seluas 22 hektare yang tersebar di seluruh Kabupaten Tasikmalaya, di mana setiap Polsek diwajibkan mengelola rata-rata satu hektare lahan produktif. Strategi ini diambil agar program ketahanan pangan tersebut tidak hanya berpusat di satu titik, melainkan menyebar dan memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat di tingkat kecamatan.

Dalam pelaksanaannya, Polres Tasikmalaya mengedepankan sinergi lintas sektoral dengan menggandeng unsur TNI, Dinas Pertanian, hingga anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya.

Penanaman komoditas jagung ini diproyeksikan mampu menghasilkan produksi yang signifikan, yakni sekitar 6 hingga 7 ton per hektare.

Kapolres menyatakan bahwa peran Polri kini telah bertransformasi, tidak hanya fokus pada penjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir sebagai motor penggerak percepatan pembangunan ekonomi sektor pertanian guna mewujudkan kemandirian pangan.

Guna memastikan keberlanjutan program, Polres Tasikmalaya juga memberikan dukungan moral dan material kepada para petani lokal, salah satunya melalui pemberian bantuan sosial kepada Kelompok Tani Waqaf Sukapura.

Upaya komprehensif ini diharapkan dapat menjadi stimulan bagi masyarakat luas untuk memanfaatkan kembali lahan-lahan tidur menjadi lahan yang produktif.

Melalui pengawalan ketat dan keterlibatan aktif personel kepolisian di lapangan, Polres Tasikmalaya optimis kontribusi seluas 22 hektare ini akan menjadi pemicu tercapainya target swasembada pangan yang berkelanjutan di wilayah Jawa Barat. (Djn).

Pos terkait