86NEWS.ID – CIANJUR – Kepolisian Resor (Polres) Cianjur, Jawa Barat, bergerak cepat membagikan sekitar 2.000 masker medis kepada para pengguna jalan di jalur utama Kabupaten Cianjur, Minggu (6/9/2026). Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi risiko gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang mulai meluas ke wilayah Cianjur.
Pembagian masker terpusat di kawasan padat lalu lintas Bundaran Lampu Gentur–By Pass Cianjur dengan sasaran utama para pengendara sepeda motor dan pejalan kaki.
Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi menjelaskan bahwa aksi membagikan ribuan masker tersebut merupakan bentuk perhatian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk meminimalisasi dampak paparan debu vulkanik yang cukup tebal.
“Kami membagikan sekitar 2.000 buah masker untuk pengendara agar terhindar dari paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang sampai ke Cianjur. Kondisi kesehatan tetap harus dijaga saat melakukan aktivitas di luar rumah,” ujar Kapolres, Minggu (6/9/2026).
Kapolres mengimbau masyarakat yang mengalami keluhan sesak napas atau gangguan kesehatan akibat menghirup abu vulkanik untuk segera menghubungi Call Center Kepolisian 110 agar mendapatkan penanganan cepat dari petugas dan tim medis di lapangan.
Di samping penanganan dampak erupsi, Polres Cianjur juga terus mengintensifkan bantuan kemanusiaan bagi warga yang terdampak musim kemarau panjang. Setiap harinya, Polres Cianjur menyalurkan sekitar 10.000 liter air bersih menggunakan armada truk tangki hingga kendaraan Water Cannon.
“Hingga saat ini, kami telah mendistribusikan lebih dari 100.000 liter air bersih ke delapan kecamatan terdampak. Kegiatan ini bekerja sama dengan BPBD Cianjur, Perumdam, dan PMI Cianjur, serta akan terus berlanjut selama kebutuhan air bersih masyarakat masih tinggi,” ungkap Kapolres Cianjur.
Guna mencegah munculnya bahaya sekunder di tengah musim kemarau, Polres Cianjur turut mengimbau warga untuk tidak membakar sampah sembarangan maupun membuang puntung rokok secara ceroboh, guna mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Cianjur. (DjN).





