Terima Aduan Warga, Polres Majalengka Bergerak Benahi Rambu dan Warning Light

86NEWS.ID – MAJALENGKA – Keluhan warga terkait minimnya rambu dan rusaknya warning light di jalur rawan kecelakaan langsung ditindaklanjuti Polres Majalengka, Polda Jawa Barat.

Jajaran Satlantas Polres Majalengka bersama Polsek Sumberjaya turun langsung ke Jalan Raya Nasional Cirebon-Bandung, Jumat (25/9/2026).

Bacaan Lainnya

Hal itu dilakukan untuk mengecek kondisi fasilitas keselamatan lalu lintas sekaligus memasang rambu peringatan di sejumlah titik yang dinilai membutuhkan perhatian pengendara.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut laporan masyarakat yang disampaikan melalui hotline Kapolres Majalengka.

Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman melalui Kasat Lantas AKP Pandu Renata Surya mengatakan kepolisian merespons laporan warga dengan melakukan pengecekan langsung di lapangan.

Respons terhadap keluhan masyarakat kami tindak lanjuti dengan pengecekan fasilitas keselamatan lalu lintas, pemasangan rambu rawan kecelakaan, serta koordinasi untuk perbaikan warning light,” ujar AKP Pandu.

Selain memasang rambu peringatan, petugas memeriksa sistem kelistrikan dan komponen warning light yang mengalami kerusakan. Kepolisian juga berkoordinasi dengan PT Pertamina karena fasilitas tersebut berada di area lingkungan atau akses pihak Pertamina.

“Koordinasi dilakukan untuk mendukung perbaikan teknis sehingga lampu peringatan dapat kembali berfungsi dan memberikan informasi dini kepada pengguna jalan,” katanya.

Pemasangan rambu menjadi langkah cepat untuk memberikan panduan visual kepada pengendara yang melintasi kawasan rawan. Sementara perbaikan warning light diharapkan semakin memperkuat sistem peringatan keselamatan di jalur nasional tersebut.

Polres Majalengka menyebut penanganan ini merupakan bagian dari upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) sekaligus meminimalkan potensi kecelakaan.

Respons tersebut juga memperlihatkan bahwa laporan masyarakat melalui hotline dapat menjadi pintu masuk bagi kepolisian untuk mengidentifikasi persoalan fasilitas keselamatan di lapangan dan segera mengambil langkah penanganan.

Melalui sinergi Polri, PT Pertamina, dan masyarakat, pembenahan fasilitas keselamatan di jalur Cirebon-Bandung diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan pengendara serta menciptakan perjalanan yang lebih aman bagi masyarakat. (DjN).

Pos terkait