Subdit Resmob PMJ Menangkap Tersangka Pembunuhan Terapis Bekam

JAKARTA, – 86News – Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) dalam hal ini Subdit Reserse Mobil (Resmob) menangkap tersangka pembunuhan berinisial MA alias R yang membunuh seorang terapis yang mayatnya dikubur bawah kolong Tol Jatikarya Kota Bekasi pada Jumat (6/8/21) lalu.

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya dalam keterangan persnya di Mapolda Metro Jaya Kamis (12/8/21), Kombes Pol Yusri Yunus didampingi Dirkrimum Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat mengatakan, pelaku berinisial MA alias R dan korban berinisial RSJ diketahui teman dekat korban sama-sama menjalani usaha terapis bekam panggilan.

Bacaan Lainnya

“Pelaku sudah memiliki istri dan sempat mengatakan suka kepada korban,” kata Yusri

Yusri menjelaskan, sewaktu kejadian pelaku mengajak korban kelokasi dan menghabisi korban dengan cara dicekik.

“Korban mengenakan jilbab oleh pelaku dicekik dan dipastikan kalau korban tewas.Dengan tangannya pelaku menggali dan mengubur korban lalu kelihatan tangannya,” jelas Yusri.

Yusri juga menambahkan, mayat korban sempat ditemukan oleh seorang warga sedang mencari rumput, tiba- tiba menemukan ada tangan didalam tumpukan tanah lalu warga tersebut melaporkan ke Ketua RT dan anggota Bhabinkamtibmas.

Setelah mendapatkan laporan, penyidik Subdit Resmob, Direktorat Reserse Kriminal Polda Metro Jaya langsung melakukan penyelidikan.

“Korban sering terlihat dimedsos dan sherlock lokasi di Bogor. Kami mendalami dengan memeriksa seorang penjaga villa berinisial D. Korban terakhir sempat bersama pelaku dan ke Citereup untuk bertemu seseorang berinisial A. A diminta kepada korban untuk dibekap karena merasa tidak enak badan,” tambah Yusri.

Selajutnya keduanya lalu pergi menggunakan sepeda motor berboncengan. Dilokasi pelaku sempat cek-cok mulut setelah pelaku mengutarakan akan menikahi korban. Namun, korban menolak lantaran pelaku sudah memiliki keluarga dan korban juga memiliki kekasih dan akan menikah.

Atas segala perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 340 subsider Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dan Pembunuhan dengan ancaman hukuman penjara 20 tahun atau hukuman mati. (Djaya)

Pos terkait