Sebesar 1.2 juta, Polres Madiun Berikan Bantuan Tunai Kepada Pedagang Kaki Lima dan Warung

86NEWS.ID – MADIUN – Salah satu dampak yang berat dialami oleh para pedagang kaki lima dan para pelaku usaha warung, dengan pembatasan sosial berupa jam operasi dan sepinya daya beli masyarakat sangat dirasakan dengan berkurangnya omset penjualan para pedangang dimasa pandemi Covid -19.

Melalui program pemerintah Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) diharapkan dapat membantu para pedangan kaki lima dan usaha warung selama masa pandemi Covid-19. Polres Madiun dalam hal ini mendapatkan tugas dari Pemerintah pusat untuk membagikan BTPKLW kepada penerima bantuan.

Bacaan Lainnya

Bertempat di Teras SS 2000 Polres Madiun, para penerima bantuan mendapatkan bantuan tunai sebesar Rp 1.200.000 yang diserahkan langsung oleh SI KEU Polres Madiun.

Kapolres Madiun, AKBP Jury Leonard Siahaan menuturkan, sebanyak kurang lebih 3 ribu penerima bantuan telah terdata dan pada hari ini sesuai jadwal terdapat 118 warga menerima bantuan tunai.

” Selain sebagai kompensasi atas kerugian ekonomi akibat pembatasan, bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan bagi pelaku usaha, khususnya sektor usaha mikro di tengah pandemi COVID-19 saat ini,” ungkap Jury.

Lebih lanjut, Kapolres berharap melalui program BTPKLW menjadi sinyal untuk menggerakkan kembali ekonomi masyarakat di tingkat bawah, sehingga perekonomonian masyarakat dapat berjalan dan tumbuh sesuai tema kemerdekaan Republik Indonesia pada tahun ini yakni ‘ Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh’.

Salah satu penerima BTPKLW, yakni Rambatin yang dalam keseharian berjualan bakso dan mie ayam di Desa Tawangrejo Kec. Gemarang menuturkan selama pandemi ini usaha baksonya sangat mengalami penuruan penjualan yang signifikan, Ia mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, yang telah memperhatikan kepada yang terdampak pandemi Covid-19. Support dari pemerintah tidak akan disia-siakan, akan dipakai untuk modal berjualan kembali karena modal yang selama ini ada sudah habis untuk biaya hidup sehari-hari.

“Terima kasih kepada pemerintah, yang telah memperhatikan kami pedagang kecil. Bantuan ini tidak akan saya sia-siakan, ini akan saya pakai untuk modal berjualan kembali, semoga usaha saya dapat membiaya hidup kami sekeluarga,” tutur Rambatin.**WAN.

Pos terkait