86NEWS.ID – JAKARTA – Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. menegaskan, Operasi Ketupat 2026 merupakan operasi kemanusiaan yang mencerminkan kehadiran negara dan Polri dalam melayani masyarakat selama Ramadan hingga Idul fitri.
“Operasi Ketupat 2026 adalah operasi kemanusiaan. Operasi Ketupat bukan hanya operasi di bidang lalu lintas, bukan hanya mengamankan arus mudik dan balik, tetapi negara hadir, Polri hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memastikan rangkaian bulan suci Ramadan dan Idulfitri berjalan dengan aman, tertib, dan kondisi aman di bidang kriminalitas dan lancar di bidang lalu lintas,” ujar Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., dalam keterangannya, Sabtu (28/1/2026).
Karenanya kata Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menetapkan tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”, sebagai semangat utama seluruh jajaran Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Ini tagline dari Bapak Kapolri, sehingga kehadiran Polri menyelesaikan persoalan selama operasi ketupat. Tentunya negara hadir untuk menjaga perjalanan pulang. Mudik adalah cerita keluarga. Tugas kami menjaganya. Mudik bukan hanya soal perjalanan Tapi soal pulang dengan selamat,” ucap Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum.
Dalam memberikan keamanan dan kenyamanan perjalanan, Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menekankan lima klaster yang harus diamankan, di antaranya jalan tol, jalan nasional atau jalan kabupaten, pelabuhan penyebrangan, tempat-tempat ibadah, dan tempat wisata. Hal ini telah menjadi atensi khusus yang dipersiapkan untuk kelancaran selama pelaksanaan Operasi Ketupat.(Djn).






