Lakukan Penipuan Via SMS, Polda Metro Jaya Tangkap 10 Pelaku Asal Sulsel

86NEWS.ID – JAKARTA – Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya dalam hal ini Subdit 3 Resmob menangkap sepuluh pelaku penipuan dan penggelapan via SMS, kesepuluh pelaku tersebut berinisial BU, H, J , DA , E , AAL , EL, A, RT, dan T J , DA , E , AAL , EL, A, RT, dan T.

“Sepuluh orang tersangka ini ditangkap atas dua kasus berbeda dengan modus serupa.” Kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus dalam keterangan persnya di Mapolda, Selasa, (7/9/21).

Bacaan Lainnya

Yusri menambahkan, “Dua kasus yang diamankan dengan modus yang sama. Pelakunya berada di Sulawesi Selatan. Pertama ini dari dua tersangka berinisial BU alias A yang berperan membuat rekening, komunikasi dengan korban hingga menarik uang dari rekening dan H alias W dengan peran mengirim SMS blast, keduanya diketahui mengirim SMS blast berupa hadiah sebesar Rp50 juta secara acak kepada masyarakat dengan mengatasnamakan Baim Wong melalui gateway baimwong_idanda.

“Nantinya, korban yang menerima SMS blast tersebut dan ingin mencairkan hadiah Rp50 juta diharuskan mengikuti beberapa tahapan salah satunya meminta transfer uang yang digunakan untuk pembayaran administrasi, pajak asuransi pemenang, hingga peliputan di salah satu stasiun televisi swasta,” kata Yusri.

Lebih lanjut Yusri mengatakan, untuk kasus kedua dengan metode serupa, polisi kembali mengamankan 8 tersangka yang mempunyai peran masing – masing ada pemimpin kelompok, penarik uang, membalas chat korban dan mengirim SMS blast , mengaku sebagai kru tv swasta , meregistrasi SIM card , mengirim SMS blast).

“Mereka belajar secara otodidak, dan mengirim SMS blast dengan kalimat ‘Bapak Ibu, kami dari Keluarga Baim Paula mengucapkan selamat karena anda berhasil mendapatkan hadiah Rp50 juta’ itu yang dia lempar,” terang Yusri.

Ia menyebut, pihaknya masih terus mendalami kasus penipuan dengan metode SMS blast tersebut.

Atas perbuatannya para tersangka dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dengan ancaman 4 tahun penjara.** DJ.

Pos terkait