Kernet Terpental ke Dasar Sungai, Truk Bondek Tabrak Warung di Gentong Tasikmalaya Kota

86NEWS.ID – TASIKMALAYA – Suasana pagi warga di kawasan Gentong, Kampung Cibahayu, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, mendadak digemparkan kecelakaan. 

Sebuah truk pengangkut material bondek tiba-tiba keluar jalur dan menghantam bangunan warung milik warga, Jumat 25 September 2026 sekitar pukul 08.00 WIB.

Bacaan Lainnya

Bukan hanya bangunan yang rusak, kecelakaan tersebut juga membuat kernet truk terpental hingga jatuh ke dasar sungai dengan kedalaman sekitar empat meter.

Truk Mitsubishi bernomor polisi B 9561 PDB itu diketahui melaju dari arah Barat atau Malangbong menuju Timur, Ciawi.

Berdasarkan keterangan kepolisian, kendaraan diduga kehilangan kendali sehingga bergerak ke sisi kanan jalan. Truk kemudian keluar dari jalurnya dan menabrak bagian depan rumah sekaligus warung milik warga.

Benturan keras membuat bagian depan truk mengalami kerusakan. Kaca depan kendaraan juga pecah akibat kecelakaan tersebut.

Dalam kejadian itu, truk juga sempat menerobos sebuah gapura sebelum akhirnya menghantam satu unit mobil sedan yang tengah terparkir di halaman rumah warga.

Akibat kecelakaan tersebut, dua orang menjadi korban dan harus mendapatkan perawatan medis di salah satu rumah sakit di Kota Tasikmalaya. Keduanya diketahui merupakan pemilik rumah dan kernet truk.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Devi Budi Radiansyah, membenarkan adanya kecelakaan tunggal tersebut.

“Untuk kronologinya ada kecelakaan tunggal di wilayah Gentong. Laporan masuk sekitar pukul 08.00 WIB dan truk menabrak bagian depan rumah,” kata Devi.

Menurutnya, kedua korban saat ini masih menjalani perawatan medis.

“Korban masih dalam perawatan di rumah sakit di Kota Tasikmalaya,” ujarnya.

Sementara itu, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan. Petugas juga melakukan proses evakuasi dan penderekan kendaraan dari lokasi kejadian.

“Untuk penyebab kecelakaan masih belum memastikan. Saat ini kita akan lakukan proses derek kendaraan. Semuanya masih dalam penyelidikan kita,” pungkasnya. (DjN)

Pos terkait