86NEWS.ID – JAKARTA – Respons cepat ditunjukkan personel Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya dalam membantu penanganan kebakaran yang melanda dua unit kios di Jalan Otista Raya, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Kamis (2/7/2026). Kehadiran personel Brimob di lokasi menjadi bagian dari upaya terpadu bersama Dinas Pemadam Kebakaran untuk mempercepat pengendalian api sekaligus menjaga keamanan masyarakat di sekitar area kejadian.
Dalam operasi tersebut, Brimob Polda Metro Jaya mengerahkan Tim Respons Bencana beserta kendaraan taktis Armored Water Cannon (AWC) yang dimanfaatkan untuk mendukung proses pemadaman. Penggunaan kendaraan tersebut memperkuat upaya petugas pemadam dalam mengendalikan kobaran api agar tidak meluas ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi.
Selain membantu proses pemadaman, personel Brimob juga melakukan pengamanan di area kebakaran. Petugas mengatur arus masyarakat yang ingin menyaksikan peristiwa tersebut agar tidak menghambat mobilitas tim penyelamat. Langkah itu sekaligus memastikan jalur menuju titik kebakaran tetap terbuka sehingga kendaraan pemadam maupun personel yang bertugas dapat bergerak dengan cepat dan efektif.
Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, menegaskan bahwa keterlibatan Brimob dalam penanganan kebakaran merupakan wujud kesiapsiagaan Polri dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, khususnya saat terjadi situasi darurat.Menurutnya, keberhasilan penanganan bencana sangat bergantung pada kecepatan respons serta koordinasi yang solid antara seluruh unsur yang terlibat. Oleh karena itu, Brimob akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, Dinas Pemadam Kebakaran, dan instansi terkait lainnya agar setiap kondisi darurat dapat ditangani secara optimal.
“Kami berupaya hadir secepat mungkin untuk membantu masyarakat setiap kali terjadi keadaan darurat. Brimob akan terus bersinergi dengan seluruh instansi agar penanganan bencana berjalan optimal dan masyarakat merasa aman,” ujar Kombes Pol. Henik Maryanto.
Upaya terpadu yang dilakukan di lapangan akhirnya membuahkan hasil. Kobaran api berhasil dikendalikan sehingga potensi meluasnya kebakaran ke bangunan di sekitarnya dapat diminimalkan. Selama proses penanganan, personel Brimob tetap bersiaga untuk memastikan situasi tetap aman hingga seluruh proses pemadaman selesai.
Peristiwa ini kembali menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas instansi dalam menghadapi keadaan darurat. Kehadiran aparat kepolisian tidak hanya berfokus pada aspek penegakan hukum, tetapi juga menjalankan fungsi kemanusiaan melalui bantuan penanggulangan bencana, pengamanan lokasi, serta perlindungan terhadap masyarakat yang terdampak.
Polri juga mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan setiap kejadian kebakaran maupun kondisi lain yang berpotensi membahayakan keselamatan melalui layanan darurat 110. Pelaporan yang dilakukan sedini mungkin akan mempercepat respons petugas sehingga risiko meluasnya kebakaran, kerugian material, maupun ancaman terhadap keselamatan jiwa dapat ditekan semaksimal mungkin.
Dengan kesiapan personel, dukungan peralatan, serta sinergi yang kuat bersama berbagai instansi, diharapkan setiap penanganan keadaan darurat dapat berlangsung lebih cepat, efektif, dan memberikan rasa aman bagi masyarakat. (DjN).






