Kasus Pencurian Baterai Tower Milik PT XL Indonesia, Polres Tabanan Ringkus 4 Pelaku

86NEWS.ID – TABANAN – Sat Reskrim Polres Tabanan berhasil meringkus 4 orang pelaku pencurian Baterai Tower milik Korban PT XL Indonesia dengan tafsiran kerugian materiil mencapai Rp. 18 Juta.

Hal ini diungkapkan oleh Waka Polres Tabanan Kompol Doddy Monza, S.I.K., ., M.Si., M.I.K., seijin Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra, S.I.K., M.H., saat Konperensi pers, Kamis ( 9 Desember 2021).

Bacaan Lainnya

Pada kesempatan tersebut Waka Polres yang didampingi Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Aji Yoga Sekar, S.I.K., dan Kasi Humas Iptu I Nyoman Subagia, S.Sos., menerangkan, kasus pencurian baterai tower yang dilaporkan hilang pada hari Senin tanggal 22 Nopember 2021 oleh pihak korban telah berhasil diungkap dan pelakukan ditangkap oleh Tim Ospnal Sat Reskrim Polres Tabanan,

” Kami mengamankan empat orang tersangka dalam kasus pencurian baterai tower, keempat berhasil kami tangkap di Probolinggo Jawa Timur, ” jelas Wakapolres. Keempat tersangka yang diamankan yakni , Heru Baskoro, umur 37 tahun, laki-laki, Islam, Pekerjaan Karyawan swasta, alamat Desa. Penambanagan, Kec. Pejarakan, Kab. Probolinggo-Jawa Timur, Ari Dwi Ariyanto, 31 Tahun, Laki-Laki, Islam, Wiraswasta, alamat Dusun. Gilin, Desa. Kebonagung, Kec. Kraksakan, Kab. Probolinggo-Jawa Timur, Ahmad Gozali, 41 Tahun, Laki-Laki, Islam, Wiraswasta, alamat Dusun. Krajan, Desa Penambangan, Kec. Pejarakan, Kab. Probolinggo-Jawa Timur dan

Robi Hariyanto, 32 tahun, Laki-Laki, Islam, Karyawanswasta, Dusun Talang, Desa Jambangan, Kec. Besuki, Kab. Probolinggo-Jawa Timur. Sementara itu barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya,

1 (satu) buah palu dengan gagang warna hijau, 1 (satu) buah obeng dengan gagang warna merah, 1 (satu) buah kunci bertuliskan “HW2802”, 1 (satu) buah buku manual battrey,1 (satu) strip label warna kuning, 8 (delapan buah penutup klem aki, 2 (dua) buah besi jumper aki, 2 (dua) buah selang aki, 1 (satu) buah baut (+), 1 (satu) lembar sobekan kardus berisi tulisan “N 1040 QL”, 1 (satu) unit kendaraan Toyota Rush warna putih Nomor Polisi N 1040 QL, nomor rangka MHFE2CJ3JHK137170, nomor mesin 3SZDGK4102, stnk atas nama Nanik Lestari Al. Dsn. Pette, Kec. Krejengan, Kab. Probolinggo, Jawa Timur. “Mobil yang mereka gunakan adalah Mobil sewaan, ” tambah Wakapolres.

Lebih lanjut Waka Polres menyampaikan, kasus ini berawal laporan dari pihak korban, XL Indonesia. Dalam laporanya korban menyebut Baterai Tower TBG (Tower Bersama Group ) yang bertempat di wilayah Banjar Dinas Yeh Bakung, Desa Lalanglinggah, Kec. Selemadeg Barat, Kab. Tabanan, raib digondol maling.

Selanjutnya kejadian ini ditindak lajuti oleh Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Tabanan yang berbekal Surat Perintah melakukan serangkaian Penyelidikan di pimpin oleh Kanit I Reskrim, Iptu Mohammad Amir, S.Tr.K., Tim mengawali turun di TKP melakukan pengamatan untuk menemukan alat bukti, pendataan dan juga menggali ketarangan dari para Saksi, dari hasil penyelidikan ini petugas terus mengembangkan sehingga mendapat Imformasi yang mengarah kepada terduka Pelaku lintas Jawa.

Dengan berbekal hasil penyelidikan yang didapat didukung dengan alat bukti, pada hari Jumat tanggal 03 Desember 2021 Tim Opsnal Sat Reskrim di pimpin Kanit I Reskrim Iptu Mohammad Amir, S.Tr.K. melaksanakan penyelidikan di wilayah hukum Probolinggo-Jawa Timur. Dengan dibantu petugas setempat Tim berhasil mengamankan 4 (empat) orang terduka pelaku dan dari salah satu tangan pelaku ( Heru Baskoro ) Tim berhasil mengamankan alat yang digunakan berupa Palu dan Obeng, selanjutnya 4 (empat) orang pelaku dibawa ke Polres Tabanan, setelah di lakukan pemeriksaan, pelaku mengakui telah mengambil (mencuri) 8 (delapan) buah Battrey di Tower TBG (Tower Bersama Group) yang berlokasi di Banjar Yeh Bakung, Desa Lalanglinggah, Kec. Selemadeg Barat, Kab. Tabanan,

Modus Operandi tersangka merusak gembok pintu Rak Baterai, kemudian melepaskan Baterai dari tempatnya menggunakan obeng, selanjutnya pelaku membawa baterai tersebut dan dijual.

” Tersangka disangkakan melanggar Pasal 363 Ayat (1) Ke-4 dan Ke-5 KUHP, tentang Tindak Pidana Pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman diatas lima tahun,” Pungkas Waka Polres Tabanan.** I MADE.

Pos terkait