Hindari Macet Horor di Gentong, Polres Tasikmalaya Kota Petakan 4 Jalur Alternatif Mudik Lebaran

86NEWS.ID – TASIKMALAYA – Menjelang momentum arus mudik Lebaran 1447 Hijriah (2026), Satlantas Polres Tasikmalaya Kota mulai tancap gas mematangkan persiapan di jalur krusial.

Fokus utama tertuju pada Jalur Gentong, yang selama ini menjadi titik lelah sekaligus jantung lalu lintas penghubung Jawa Barat menuju Jawa Tengah.

Bacaan Lainnya

Kasat Lantas Polres Tasikmalaya Kota, AKP Riki Kustiawan, mengonfirmasi bahwa pemantauan intensif telah dimulai sejak Selasa 3 Maret 2026.

Selain memastikan kondisi aspal di jalan nasional tersebut laik jalan, ketersediaan Penerangan Jalan Umum (PJU) juga menjadi prioritas.

“Untuk jalur Gentong, perbaikan jalan sedang berjalan karena statusnya jalan nasional. Sementara itu, untuk fasilitas PJU di sepanjang jalur Gentong terpantau sudah memadai untuk mendukung keamanan berkendara di malam hari,” ujar AKP Riki.

Strategi 4 Jalur Alternatif: Hindari Titik Lelah Gentong

Guna memecah konsentrasi kendaraan yang menuju arah Ciamis dan Jawa Tengah, pihak kepolisian telah memetakan empat titik jalur alternatif yang bisa dimanfaatkan oleh pemudik roda dua maupun roda empat:

Simpang Cisinga: Menjadi opsi utama untuk memotong jalur menuju pusat kota.

Cihaurbeuti & Sindangkasih: Jalur penghubung strategis menuju wilayah Ciamis.

Cisayong: Jalur alternatif bagi kendaraan kecil untuk menghindari kepadatan di jalan utama.

“Keempat titik ini diprediksi akan mengalami peningkatan volume kendaraan yang signifikan, sehingga kami siapkan pengawasan khusus di sana,” tambah AKP Riki.

Prediksi Lonjakan Unik: Dampak Dua Kali Salat Id

Ada fenomena menarik pada arus mudik 2026. Pihak kepolisian memprediksi pola kemacetan akan berbeda dari tahun sebelumnya.

Jika tahun lalu kepadatan terpusat pada arus balik, tahun ini lonjakan diprediksi terjadi secara signifikan sejak arus keberangkatan.

Faktor penyebabnya adalah adanya potensi perbedaan waktu pelaksanaan Salat Idulfitri (dua kali pelaksanaan).

Meski tampak akan memecah massa, polisi tetap mewaspadai penumpukan volume kendaraan di titik-titik rawan macet.

“Iya, prediksi kami akan ada lonjakan. Adanya dua kali pelaksanaan Salat Id mungkin sedikit membantu mengurai kepadatan karena waktu keberangkatan yang berbeda, namun kondisi di lapangan tetap kami antisipasi secara penuh,” tegasnya.

Saat ini, Satlantas Polres Tasikmalaya Kota terus melakukan koordinasi lintas sektoral untuk memastikan infrastruktur pendukung dan personel siap siaga sebelum puncak arus mudik tiba. (Djn)

Pos terkait