Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Ungkap Pelaku Penjual Obat Covid 19

JAKARTA – 86News – Ditresnarkoba Polda Metro Jaya berhasil mengungkap pelaku oknum perawat rumah sakit yang menjual obat covid 19 melalui media sosial( Mensos) sisa dari pasien covid 19 yang meninggal dunia.

Dalam melakukan aksinya, perawat yang dirahasiakan identitas nya dan rumah sakit tempat dia bertugas dirahasiakan bekerjasama tersangka lain.

Satu keping obat trapi Covid-19 dijual dengan harga Rp 1,6 juta. “Identitas rumah sakitnya, mohon maaf tidak bisa kita sebutkan demi menjaga nama baik rumah sakitnya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus didampingi Dirnarkoba Kombes Mukti Zuharsyah, Rabu (4/8/2021).

Dalam kasus penimbunan dan penjualan obat trapi Covid-19, polisi mengamankan 24 pelaku. Ribuan butir obat Covid-19 berbagai merek disita sebagai barang bukti.

“Pelaku memanfaatkan situasi dengan menimbun obat-obatan yang sedang dicari masyarakat. Mereka menjual obat di atas harga eceran tertinggi oleh pemerintah” kata Kombes Mukti.

Modus perawat yang terlibat penjualan obat Covid-19, dia mengumpulkan sisa obat-obatan dari pasien Covid-19 yang telah meninggal dunia.

“Setelah dikumpulkan, lalu obat-obatan itu ditawarkan melalui jaringan media sosial. Penyidik butuh waktu satu bulan untuk mengungkap kasus ini” tambah Kombes Yusri.

Selain perawat, pelaku lainnya umumnya bekerja di apotek dan toko obat. Untuk mendapatkan obat-obat tersebut pelaku sengaja memalsukan resep dokter.

Para pelaku dikenakan Undang-Undang Perlindungan Konsumen dan Undang-Undang Kesehatan RI dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. (Djaya)

Pos terkait