Pembinaan Mental Bagi Prajurit, PNS dan Persit Akmil di Masa Pandemi

86NEWS.ID – MAGELANG – Akademi Militer melaksanakan Kegiatan Pembinaan Mental Satuan Triwulan III TA 2021, bagi segenap Organik Akademi Militer (Militer dan PNS) dan Persit Kartika Chandra Kirana. Hadir secara tatap muka 500 orang di Gedung Gedung Moch. Lily Rochli dan secara virtual di kantor kantor lingkungan Akmil 550 orang. Dengan penceramah Letkol Inf Rasmin. Rabu(22/09/2021).

Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Candra Wijaya dalam sambutannya yang diwakili Letkol Inf Dul Munib, S.Ag., M.Pd.I. Kabintal Akademi Militer menguraikan bahwa, ”Kegiatan Program Kerja Bintal Akademi Militer Triwulan III ini, bertujuan untuk membangun ketahanan mental Organik Akademi Militer beserta keluarganya melalui Bintal Rohani, Bintal Ideologi dan Bintal Kejuangan. Kegiatan Bintal Satuan kali ini mengangkat tema “Peran KBT dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila di masa pandemi Covid-19″.

Bacaan Lainnya

“Tema ini memiliki peran yang sangat strategis bagi keberhasilan pembinaan personel dan keluarga, khususnya dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral kita dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di masa pandemi Covid-19”, lanjut beliau.

Beliau juga berharap semoga dengan ceramah ini akan menjadikan organik Akmil beserta keluarganya dapat mengejawantahkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila guna menghadapi tantangan pandemi Covid-19.

Dalam ceramahnya Letkol Inf Rasmin menguraikan, ”Dalam keadaan saat ini, suatu bangsa dituntut untuk menunjukkan nilai-nilai terbaik dari ideologi kebangsaan untuk dapat mengatasi tantangan pandemi COVID-19. Keadaan ini mengandung semua nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam Pancasila, yaitu efektivitas pemerintahan yang berpadu dengan kepercayaan dan kepatuhan rakyat terhadap semua ketentuan yang diterbitkan pemerintah, serta kesadaran pada masyarakat untuk menghubungkan kepentingan perorangan dengan kepentingan masyarakat, yakni dengan menjauhi sikap egosentris yang hanya memikirkan diri sendiri. Hal tersebut dapat diimplementasikan protokol kesehatan dengan keputusan tetap berada di rumah, tidak bepergian, dan menghindari kerumunan”.

Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa melimpahkan taufik dan hidayah-Nya kepada kita semua, dalam melanjutkan pengabdian terbaik kepada negara dan bangsa yang sangat kita cintai. **JAY

Pos terkait